Orang Pendek Lebih Berisiko Kena Serangan Jantung

Windratie, CNN Indonesia | Jumat, 10/04/2015 03:43 WIB
Orang Pendek Lebih Berisiko Kena Serangan Jantung Daniel Radcliffe, salah satu aktor bertubuh pendek, hanya 166 centimeter. (Charles Leonio/Getty Images for Guess)
Jakarta, CNN Indonesia -- Orang-orang bertubuh pendek berisiko lebih besar terkena serangan jantung. Buruknya, hanya sedikit yang bisa mereka lakukan karena hal tersebut berhubunan dengan genetik, berdasarkan penelitian para ilmuwan Inggris.

Selama lebih dari 60 tahun, para ilmuwan mempelajari korelasi antara tinggi tubuh dan penyakit jantung koroner yang membunuh sekitara 73 ribu orang per tahun di Inggris, seperti dilansir dari laman Independent.

Diduga, faktor-faktor sosial yang dapat menghambat tinggi tubuh seseorang, misalnya gizi buruk di masa kecil, menjelaskan mengapa orang-orang mungil lebih berisiko memiliki masalah jantung.


Namun, penelitian terbaru menemukan, setiap 2,5 inci perbedaan ketinggian antara dua individu, membuat mereka yang bertubuh lebih pendek berisiko sekitar 13,5 persen mengembangkan penyakit jantung.

Para peneliti di Universitas Leicester mempelajari DNA orang-orang dari berbagai ketinggian, beberapa telah menderita penyakit jantung, dan beberapa lainnya tidak. Mereka menemukan, varian genetik yang sama yang menentukan tinggi tubuh orang dewasa juga dapat mempengaruhi perkembangan sistem kardiovaskular mereka.

Para ilmuwan mempelajari sekitar 180 varian genetik, baik yang terkait menyebabkan tubuh pendek dan penyakit jantung, menggunakan data dari 200 ribu orang.

Profesor Sir Nilesh Samani, pemimpin penelitian tersebut menjelaskan, “Kami melihat apa yang dilakukan oleh gen-gen tersebut. Varian (gen) yang membuat Anda lebih pendek atau lebih tinggi juga mempengaruhi struktur pembuluh darah Anda.”

“Dan itu alasan mengapa Anda berisiko lebih tinggi atau lebih rendah (dengan penyakit jantung).”
Penelitian ini menemukan, dibandingkan dengan seseorang dengan tingginya 5,6 kaki (171 centimeter), orang yang tingginya hanya 5 kaki (152 centimeter) memiliki risiko jantung koroner 32 persen lebih tinggi, penyebab paling umum kematian dini di seluruh dunia.

Jantung koroner mempersempit arteri yang memasok darah ke jantung karena penumpukan lemak atau plak di dinding arteri. Jika gumpalan darah terbentuk pada plak, arteri dapat terblokir sehingga menyebabkan serangan jantung.


(win/win)