Alasan Anda Tidak Boleh Mencabut Bulu-bulu di Tubuh

Windratie, CNN Indonesia | Selasa, 21/04/2015 15:17 WIB
Pengangkatan rambut berulang-ulang di daerah tersebut, apapun metodenya, kadang dapat menyebabkan infeksi ringan yang disebut folikulitis. Banyak di antara kita menghabiskan waktu berjam-jam demi menyingkirkan rambut di tubuh. Padahal, rambut di tubuh berfungsi untuk melindungi tubuh. (Getty images/ Thinkstock/AndreyPopov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mencukur, waxing, dan mencabut rambut di  tubuh. Banyak di antara kita menghabiskan waktu berjam-jam demi menyingkirkan rambut di tubuh.

Sementara, banyak orang menganggap rambut di tubuh merusak keindahan, para ahli berkata lain. Mereka akan menjelaskan mengapa bulu di tubuh baik untuk Anda. Rambut, di mana pun letaknya di tubuh, penting untuk menjaga kesehatan kulit, kata Des Tobin, profesor biologi di Universitas Bradford, seperti dilansir dari laman resminya.

“Setiap folikel rambut (struktur kecil yang tumbuh di rambut) tidak hanya memproduksi serat rambut, tetapi juga memiliki massa pembuluh darah, saraf, dan lemak sekitarnya.”


Folikel rambut juga kaya dengan sel induk. Sel ini tidak pernah kehilangan kemampuan memperbarui diri, membantu kulit untuk menyembuhkan diri.

“Jika Anda membandingkan luka di bagian luar lengan seorang, di mana folikel rambut lebih besar dan lebih banyak, dengan luka di bagian dalam lengan. Luka di bagian luar lengan lebih cepat sembuh karena sel-sel induk dan suplai darah yang meningkat, di antara faktor-faktor lainnya,” kata Tobin.

Demikian pula dengan kulit kepala botak yang kurang mampu mengatasi goresan, luka, dan memar dari kepala berambut karena kurangnya folikelnya sehat. Saat seseorang bertambah usia, folikel menyusut. Dan saat orang-orang yang kehilangan rambut masih dapat memiliki beberapa sel-sel induk, kemampuan menyembuhkannya akan berkurang.

Kabar baiknya adalah, menghilangkan rambut dengan mencukur atau waxing tidak akan mengurangi manfaat ini karena folikel rambut tetap utuh. Rambut tubuh adalah gambaran nenek moyang kita di zaman prasejarah.

Rambut di tubuh ibarat pakaian yang menjaga tubuh tetap hangat, dan melindungi seseorang dari dampak lingkungan seperti sinar matahari, kata Nick Lowe, konsultan dermatologis dari Klinik Cranley di London.

“Seseorang yang sangat berambut mungkin memiliki tingkat tambahan tertentu yang melindunginya dari sinar matahari,” katanya. Fungsi lain rambut adalah memberikan zona kelicinan, yang mencegah lecet di daerah di mana permukaan kulit bergesekan satu sama lain.

Ironisnya, ini adalah area di mana orang tertarik membuatnya bebas dari rambut, misalnya ketiak dan area bikini.  “Beberapa orang yang mencukur rambut di bawah lengan mereka merasa tidak nyaman untuk menggerakkan tangan yang bergesekan dengan sisi tubuh mereka, seperti karpet yang terbakar,” kata Lowe.

Sementara itu, perempuan yang menggunakan krim pengangkat rambut di sekitar garis bikini lebih rentan terhadap infeksi jamur yang menyebabkan gatal-gatal dan iritasi, kata Austin Ugwumadu, ginekolog di Rumah Sakit St. George London.

Pengangkatan rambut berulang-ulang di daerah tersebut, apapun metodenya, kadang dapat menyebabkan infeksi ringan yang disebut folikulitis. Infeksi ini mengganggu folikel rambut yang dapat menyebabkan bakteri masuk ke akar rambut.

“Karena ada konsentrasi tinggi folikel di daerah ini, dan peningkatan keringat kemungkinan infeksi akan lebih tinggi,” kata Ugwumadu.

(win/mer)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK