Ahli Primata Mengkritik Taman Laut Pelihara Paus Pembunuh

Windratie, CNN Indonesia | Sabtu, 02/05/2015 09:05 WIB
Ahli Primata Mengkritik Taman Laut Pelihara Paus Pembunuh Paus seharusnya tidak berada di penangkaran. (CNN Indonesia internet/ Skeeze/pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jane Goodall lebih dikenal sebagai ahli primata, tetapi dia juga bersuara lantang mengatakan, taman laut SeaWorld harus ditutup.

Dikutip dari CNN, Goodall mengatakan, paus dan lumba-lumba seharusnya tidak berada di penangkaran, dan taman hiburan yang dikenal dengan paus pembunuh itu harus segera menutup bisnisnya.

“Mereka harus ditutup,” kata Goodall dalam sebuah wawancara.


SeaWorld mendapat kecaman karena perlakuannya terhadap paus pembunuh atau orcas, setelah dokumenter berjudul Blackfish yang mengkritik tajam tayang di bioskop musim panas 2013 lalu.

Goodall menjelaskan, paus dan lumba-lumba berkomunikasi dengan gelombang suara menyerupai sonar.

Meletakkan paus terbatas di dalam tangki berarti gelombang suara tersebut memantul dari dinding dan bergema kembali, menciptakan neraka akustik bagi hewan.

Dalam pernyataannya, SeaWorld mengatakan, mereka telah bekerja dengan para ahli 'bioakustika' untuk mengukur tingkat kebisingan kandang, yang mereka sebut lebih tenang dari ambien laut.

Perusahaan itu membalas, mereka berkata, Goodall barangkali tidak akrab dengan penelitian terbaru paus dan lumba-lumba yang dipelihara di kebun binatang.

“Jane Goodall adalah ilmuwan yang dihormati dan pembela primata di dunia, tetapi kami tidak bisa setuju lebih dengannya dalam hal ini,” kata perusahaan tersebut dalam pernyataannya.

“Kebun binatang dan taman mamalia laut seperti SeaWorld memberikan pengalaman mengenal hewan-hewan dengan cara inspiratif dan mendidik.”

Goodall berharap, manusia jadi kurang tertarik menonton pertunjukan orcas dan lebih bersimpati pada penderitaan mereka di penangkaran.

“Tidak hanya karena mereka sangat besar, luar biasa cerdas, dan hewan yang bersosialisasi sehingga menangkap dan mengurungnya adalah kejam,” katanya. “Tetapi juga karena mereka memiliki emosi seperti kita.”

Komentar Goodall datang di tengah reaksi terhadap SeaWorld. Pengunjung taman SeaWorld di Orlando, San Diego, dan San Antonio menurun sejak penayangan perdana Blackfish. Film ini mengisahkan kematian seorang pelatih veteran SeaWorld yang terbunuh oleh paus bernama Tilikum.

Kisah tersebut mengeluarkan pemikiran, memelihara paus pembunuh seperti Tilikum sebagai hiburan akan mendorong kegilaannya akibat berada di penangkaran.


(win/mer)