Lelaki mengetukkan jari mereka agak lebih cepat dari perempuan. Lalu, orang-orang di usia dua puluhan pada dasarnya mengetukkan jari lebih cepat dari orang-orang yang usianya dua kali dari mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiap peserta diminta melakukan latihan mengetuk di papan ketik selama satu menit pada kecepatan maksimum. Semua jari dinilai, kecuali jempol, jadi ada sekitar delapan jari dinilai.
Para peneliti menemukan, jari telunjuk di tangan kanan baik laki-laki maupun perempuan adalah jari tercepat, mencapai laju ketukan lebih dari lima pukulan dalam satu detik pada peserta berusia dua puluhan.
Jari tengah hampir sama bagusnya seperti jari telunjuk, tapi jari kelingking adalah yang paling lambat pada kelompok ini. Sekilas, penelitian ini mungkin tampaknya remeh.
Namun, pemahaman lebih dalam dari studi mengetukkan jari bisa membantu merancang papan ketik komputer dan alat-alat musik. Ini juga dapat membantu peneliti melakukan tes medis untuk kondisi penyakit neurologis, seperti parkinson, schizophrenia dan Alzheimer.
(win/mer)