Bakteri Laut Langka Ancam Kehidupan Pemakan Kerang-kerangan

Hanna Azarya Samosir, CNN Indonesia | Senin, 15/06/2015 17:34 WIB
Kementerian Kesehatan Florida, Amerika Serikat, menyatakan bahwa bakteri langka yang ditemukan di dalam air laut telah menewaskan dua orang. Ilustrasi kerang mentah (giuseppesferratore/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Kesehatan Florida, Amerika Serikat, menyatakan bahwa bakteri langka yang ditemukan di dalam air laut telah menewaskan dua orang. Sementara itu, tujuh orang lainnya terjangkit bakteri yang sama.

Seperti dilansir TIME, bakteri Vibrio vulnificus ini dapat tersebar melalui kontak langsung air laut dengan luka yang terluka. Memakan kerang-kerangan mentah juga bisa menjadi salah satu penyebabnya.

Menurut Juru Bicara Kemenkes Florida, Mara Burger, jika bakteri tersebut tertelan, akan muncul gejala penyakit seperti sakit perut, diare, dan muntah. Jika bakteri tersebut masuk melalui kulit, dapat menyebabkan infeksi dan bisyl.


Gejala-gejala ini sebenarnya tidak terlalu berbahaya bagi orang sehat. Sebagian besar kasus dapat ditangani hanya dengan mengonsumsi antibiotik.

Namun, bakteri ini dapat berdampak fatal bagi orang yang memiliki sistem pertahanan tubuh buruk.

Guna menghindari bahaya bakteri tersebut, Kemenkes Florida menyarankan agar warga memasak kerang-kerangan hingga matang sebelum dikonsumsi. Warga juga diharapkan tidak bermain di laut jika sedang terluka.




(mer)