Para pencinta kuliner memiliki berat yang lebih kecil, bahkan memiliki kesehatan yang lebih baik, daripada orang-orang yang kurang melakukan petualangan makanan di antara kita, seperti dilansir dari laman NY Daily.
Dari laboratorium Cornell Food dan Brand, tim peneliti menganalisis tanggapan survei sekitar 502 perempuan di Amerika Serikat, berusia rata-rata 26,8, dan memiliki rata-rata indeks massa tubuh (BMI) 25,96.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang-orang yang mengatakan mereka makan dengan antusias makanan yang jarang terlihat di AS, misalnya seitan, lidah sapi, Kimchi, dan kelinci, menggambarkan diri mereka sebagai orang yang lebih peduli dengan kesehatan makanan. Jika dibandingkan dengan orang-orang yang terjebak pada makanan yang sering mereka santap.
Foodies juga lebih aktif secara fisik, makanan mereka secara keseluruhan terlihat lebih sehat bagi para tim peneliti daripada rekan-rekan mereka. “Mereka juga dilaporkan memiliki teman saat makan malam,” kata Lara Latimer, dari Laboratorium Cornell Food and Brand.
Terlebih, mereka cenderung menyiapkan makanan dari resep leluhur mereka, dan memiliki BMI sedikit lebih rendah daripada rekan mereka.
“Temuan ini penting bagi orang-orang sedang mengatur pola makan. Berpetualang makan dapat membuat seseorang, terutama perempuan, untuk menurunkan atau mempertahankan berat badan tanpa dibatasi oleh diet ketat,” kata Brian Wansink, penulis Slim by Design, Mindless Eating Solution for Everyday Life.
(win/mer)