Spray-on Condom, Konsep Baru Pakai Kondom dengan Cara Semprot
Masyaril Ahmad | CNN Indonesia
Rabu, 29 Jul 2015 15:29 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Penting untuk diketahui bahwa kondom biasa memang masih belum memberikan perlindungan maksimal dan kenyamanan. Berangkat dari masalah itu, seorang mahasiswa senior di New York menciptakan sebuah konsep visual kondom spray-on untuk revolusi gaya baru dalam menggunakan kondom.
Anda mungkin sudah pernah menggunakan berbagai produk semprot seperti tabir surya, minyak tanning, atau obat antiserangga sebelumnya, tapi apakah Anda akan yakin menggunakan produk kondom semprot?
Adalah Michele Chu, mahasiswa senior dari Pratt Institute di New York yang merancang sebuah konsep visual untuk kondom spray-on yang mungkin dapat merevolusi pasar kondom saat ini.
Konsep di balik kondom spray-on ini memungkinkan pengguna untuk menyemprotkan sebuah lateks yang didesain pas dengan bentuk dan ukuran alat kelamin pria. Dalam deskripsi produknya, Chu menulis bahwa kondom spray-on berfungsi sama seperti perban semprot yang beredar di pasar saat ini. Produk kondom spray-on yang diberi nama ‘Girlplay’, dapat ditujukan untuk pria dan wanita.
Berdasarkan laporan Fusion, seorang dosen kesehatan seksual asal Jerman bernama Jan Vinzenz Krause juga pernah mempunyai ide ini beberapa tahun yang lalu. Namun, sang dosen terganjal masalah desain lateks yang membutuhkan waktu 1-2 menit untuk kering, dibandingkan sekitar 10 sampai 20 detik dari kondom biasa, waktu yang cukup lama untuk menunggu.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Inggris menyatakan bahwa kegagalan produk kondom dalam melindungi penyakit menular seksual atau penularan HIV biasanya disebabkan oleh penggunaan yang tidak konsisten atau tidak benar, dibanding dengan kegagalan produk itu sendiri. Penggunaan kondom yang salah juga memengaruhi anggapan kegagalan produk.
Kemungkinan Anda akan merasa lebih baik saat menggunakan kondom semprot. Namun, banyak pertanyaan akan muncul di pikiran, seperti berapa lama produk itu akan bertahan? Apakah akan melindungi seperti saat menggunakan tabir surya? Dan bagaimana rasanya?
Kondom spray-on merupakan salah satu dari penemuan hebat alat-alat seks lainnya termasuk remote control, ‘bra pintar’ dan kondom reguler. Remote control mampu mengubah efek-efek kondom spray-on, mode, dan rasa. Remote itu juga dapat membuka tali ‘bra pintar’ dengan satu klik tombol.
Chu berharap dapat mewujudkan alat-alat futuristik seksnya menjadi kenyataan setelah ia lulus kuliah nanti.
(mer) Add
as a preferred
source on Google
Anda mungkin sudah pernah menggunakan berbagai produk semprot seperti tabir surya, minyak tanning, atau obat antiserangga sebelumnya, tapi apakah Anda akan yakin menggunakan produk kondom semprot?
Adalah Michele Chu, mahasiswa senior dari Pratt Institute di New York yang merancang sebuah konsep visual untuk kondom spray-on yang mungkin dapat merevolusi pasar kondom saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan Fusion, seorang dosen kesehatan seksual asal Jerman bernama Jan Vinzenz Krause juga pernah mempunyai ide ini beberapa tahun yang lalu. Namun, sang dosen terganjal masalah desain lateks yang membutuhkan waktu 1-2 menit untuk kering, dibandingkan sekitar 10 sampai 20 detik dari kondom biasa, waktu yang cukup lama untuk menunggu.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Inggris menyatakan bahwa kegagalan produk kondom dalam melindungi penyakit menular seksual atau penularan HIV biasanya disebabkan oleh penggunaan yang tidak konsisten atau tidak benar, dibanding dengan kegagalan produk itu sendiri. Penggunaan kondom yang salah juga memengaruhi anggapan kegagalan produk.
Kemungkinan Anda akan merasa lebih baik saat menggunakan kondom semprot. Namun, banyak pertanyaan akan muncul di pikiran, seperti berapa lama produk itu akan bertahan? Apakah akan melindungi seperti saat menggunakan tabir surya? Dan bagaimana rasanya?
Kondom spray-on merupakan salah satu dari penemuan hebat alat-alat seks lainnya termasuk remote control, ‘bra pintar’ dan kondom reguler. Remote control mampu mengubah efek-efek kondom spray-on, mode, dan rasa. Remote itu juga dapat membuka tali ‘bra pintar’ dengan satu klik tombol.
Chu berharap dapat mewujudkan alat-alat futuristik seksnya menjadi kenyataan setelah ia lulus kuliah nanti.
(mer) Add
as a preferred source on Google