"Tidak ada alasan untuk regulasi tip yang tidak adil," tulis salah satu organisasi peduli pekerja, Unite, dalam petisi yang ditujukan kepada beberapa restoran, seperti Pizza Express, Giraffe, Carluccions, dan Zizzis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih menegaskan maksud, Pizza Express menjabarkan bahwa mereka harus memastikan semua tip yang diberikan melalui kartu kredit juga sudah dipotong pajak. "Ini adalah potongan administrasi standar dan kami tidak mengambil untung dari sini," tulis Pizza Express.
Kendati demikian, Union tetap menuding bahwa Pizza Express bahkan dapat mengantongi uang sebesar 1 juta Pound Sterling atau setara Rp 21,5 miliar.
Dalam suratnya kepada Kepala Eksekutif Pizza Express, Richard Hodgson, Union menulis, "Dengan perayaan ulang tahun Pizza Express yang ke-50, ini adalah saat yang tepat untuk menunjukkan kepada karyawan bahwa Anda peduli. Sampai Anda melakukannya, kami akan terus menyarankan pelanggan untuk memberikan tip dalam bentuk uang tunai."
Seperti dilansir The Independent, petisi tersebut ternyata melampaui bayangan Union sebelumnya. Mayoritas orang yang membubuhkan tanda tangannya bahkan berencana untuk memboikot restoran hingga isu pengambilan jatah tip tersebut diselesaikan.
(mer)