Semakin Pahit, Cokelat Semakin Berkualitas?

Masyaril Ahmad, CNN Indonesia | Sabtu, 22/08/2015 17:16 WIB
Semakin Pahit, Cokelat Semakin Berkualitas? Ilustrasi cokelat. (Getty Images/Thinkstock/Jacek Nowak)
Jakarta, CNN Indonesia -- Siapa tak suka cokelat. Makanan yang juga disebut-sebut sebagai pelipur lara itu bisa ditemui di mana saja, baik yang asli maupun sudah menjadi produk olahan. Tapi ternyata tidak semua cokelat itu layak dinikmati.

Chef Agus Supriyadi dari Research and Development Chocomory menuturkan, cokelat yang berkualitas ditandai dengan tekstur yang halus. "Titik lelehnya lebih rendah sehingga sewaktu dimakan kita tidak perlu menggigit, cukup masukkan ke dalam mulut dan cokelat itu akan meleleh dengan sendirinya," katanya.

Jika cokelat itu berkualitas, lanjut Agus saat berbincang dengan CNN Indonesia baru-baru ini, ia juga akan meninggalkan rasa kuat di lidah.


"Setelah cokelat dimakan, di mulut akan ada rasa-rasa pahit," tutur Agus menjelaskan.

Itu karena cokelat berkualitas pasti memiliki kandungan kokoa yang kaya. Itu yang dicari para pencinta cokelat. Mereka biasanya tak suka cokelat yang terlalu manis, artinya sudah dicampuri bahan lain seperti gula dan susu.

Agus menyarankan cokelat murni seperti itu untuk dinikmati. "Bukan yang sudah diolah menjadi kue atau makanan lain. Makan cokelat batang, bisa ditemani kopi," ia menyarankan.

Namun jika memang tidak suka cokelat pahit, ada alternatif pilihan lain seperti cokelat susu atau cokelat putih. Rasanya lebih manis.

(rsa/rsa)