Pedoman tersebut bertujuan untuk mendidik para dokter tentang risiko dan manfaat tes genetik baru tersebut. Turunnya harga genome sequencing (penentuan urutan DNA dalam genom di tubuh suatu organisme) memungkinkan dokter kanker untuk menguji berbagai mutasi gen dengan biaya murah.
Sehingga dalam prosesnya dapat mendampingi perawatan pasien kanker atau memprediksi risiko seseorang mengidap kanker.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ini seperti masuk ke restoran di mana Anda bisa makan segalanya, dan itu adalah hal yang baik,” kata Noralane Lindor, ahli onkologi dan genetika dari Mayo Clinic Center serta anggota dari Komite Pencegahan di ASCO. Lindor merupakan salah satu dari penulis penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Oncology tersebut.
Dikutip dari Reuters, tes tersebut juga dapat mengungkap gen kanker yang diwariskan atau yang dapat memengaruhi anggota keluarga lain.
Tes yang dilakukan oleh perusahaan farmasi Myriad Genetics Inc, Ambry Genetics, Invitae Corp, dan Illumina Inc tersebut mencakup kira-kira 25 sampai 40 gen yang diduga berkontribusi terhadap risiko kanker payudara.
ASCO juga merekomendasikan, para dokter kanker dan profesional kesehatan lain melakukan pelatihan genetik tambahan untuk tes risiko kanker.
(win/mer)