Ketika Kuliner dan Gaya Hidup Terangkum Dalam Satu Buku

Tri Wahyuni, CNN Indonesia | Kamis, 03/09/2015 10:13 WIB
Ketika Kuliner dan Gaya Hidup Terangkum Dalam Satu Buku Nadia Mulya saat peluncuran buku terbarunya. (CNNIndonesia/Tri Wahyuni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kini, kegiatan makan mungkin tidak lagi cuma bertujuan untuk mengenyangkan perut belaka. Makan pun sudah menjadi gaya hidup tersendiri.

Makanan yang tadinya merupakan kebutuhan primer, saat ini mulai berkembang. Makan juga bisa digunakan sebagai hiburan maupun sarana untuk berkumpul buat keluarga.

Sedikitnya hiburan seperti taman atau pantai di Jakarta membuat restoran bisa dijadikan alternatif untuk mendapatkan kesenangan. Bisa dengan mengunjungi restoran baru atau menyicipi makanan baru.


Bahkan saat ini makanan juga bisa dijadikan untuk menunjukkan diri. Melalui media sosial, masyarakat zaman sekarang sering menunjukkan dirinya dengan cara mengunggah makanan yang dikonsumsinya di media sosial.

Fenomena tersebut pun kini sangat lekat dengan masyarakat Jakarta. Tak heran kini kuliner identik dengan gaya hidup. Orang tak lagi mencari makanan karena lapar tapi juga mencari makanan untuk melengkapi gaya hidupnya.

Nadia Mulya, Joy Roesma, dan Vania Wibisono pun mencoba menangkap fenomena ini dan merangkumnya dalam sebuah buku berjudul Foodie and The City: Petualangan Kuliner Jelajah Rasa. Dalam buku ini ketiga perempuan itu benar-benar membuktikan bahwa kuliner dan gaya hidup memang tidak bisa dipisahkan.

Ide untuk membuat buku ini pun muncul dari gaya hidup Nadia, Joy, dan Vania yang kerap menghabiskan waktu di restoran untuk berbagi cerita. Mereka senang mengobrol di restoran di luar pekerjaan mereka.

"Tempat yang dituju biasanya yang lagi hit. Waktu itu idenya muncul di salah satu restoran yang paling hit yaitu Union. Akhirnya muncul sebuah ide berkolaborasi membuat buku," kata Vania.

Buku setebal 291 halaman itu memuat 10 bab tentang kuliner dan gaya hidup. Selain memuat fakta dan ragam makanan, lokasi restoran dan tempat wisata kuliner yang sedang digandrungi banyak orang, sampai cara-cara memikat hati mertua dengan makanan semua terangkum apik dalam buku ini.

"Ada juga bab yang membahas mengenai makanan apa saja sih yang bisa membuat sesi bercinta menjadi lebih bergairah. Atau kita juga menemukan bahwa makanan bisa memulai perselingkuhan. Ada banyak cerita lucu di behind the scene-nya tapi jangan ditiru," ujar Nadia.

Tak hanya sampai di situ saja, ada juga bab yang khusus membahas fotografi makanan, tips untuk membuat foto makanan agar terlihat lebih membuat berselera. Nadia, Joy, dan Vania juga menyisipkan cerita-cerita sukses para pelaku bisnis di bidang makanan.

"Kita juga wawancara pemilik foodtruck, bagaimana persiapan bikin foodtruck. Kita juga cari tahu bagaimana caranya bisnis biar terus booming dan terus disukai," kata Nadia.

Kendati lebih fokus pada makanan, Nadia, Joy, dan Vania tidak lupa memberikan keseimbangan untuk bukunya. Mereka juga menyertakan jenis-jenis diet yang bisa diterapkan sehari-hari. Tak lupa mereka juga memuat beberapa resep makanan yang bisa dicoba di rumah.

Buku Foodie and The City ini nantinya dilengkapi dengan buku resep yang juga akan diluncurkan dalam waktu dekat. Buku resep itu memuat 100 resep pilihan Nadia, Joy, dan Vania yang mereka buat sendiri.




(mer)