Balada Hidup Christopher Kane di London Fashion Week

Tristan Fewings/Getty Images, CNN Indonesia | Selasa, 22/09/2015 21:01 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Kehilangan sang ibunda tercinta, malah menjadi inspirasi Christopher Kane membuat desain yang kelabu hingga penuh warna.

London Fashion Week menghadirkan kreasi desainer Christopher Kane pada Senin (21/9). Pagelaran busananya dipentaskan di Sky Garden, di puncak gedung Walkie Talkie, sebuah gedung yang menjanjikan pemandangan indah di London.
Namun kenyataannya saat show Kane berlangsung di musim gugur ini, suasananya berubah menjadi kelabu. Ditemani awan kelabu dan hujan yang turun, kaca jendela gedung menjadi abu-abu.
Hanya saja Kane ternyata senang.
Cuaca buruk seperti itu cocok dengan koleksi Kane yang lahir dari masa-masa kelamnya. Masa kelam Kane dimulai saat ibunya meninggal di awal tahun ini karena kecelakaan.
Kepergian ibunya karena kecelakaan digambarkan menyebabkan kerusakan psikologis pada dirinya. Inilah yang menginspirasi Kane untuk menciptakan koleksi busana terbarunya.
Ia menggambarkan kembali patung-patung John Chamberlain dari berbagai bagian mobil, alumunium dalam warna yang kusam.
Semuanya melambangkan kekacauan batin Kane yang dituangkan dalam busananya. Koleksi tersebut tak ubahnya seperti koleksi tentang patah hati, yang digambarkan lewat detail Technicolor.
Technicolor dilakukan dengan menyemprot cat di berbagai bagian. Kemudian hasilnya dikirim ke pabrik di Italia.
Di atas catwalk terdapat sebuah gaun cocktail yang dihias dengan pecahan plastik berwarna terang. Kane mempertahankan gaya busananya dengan detail tali pengaman dan ikat pinggang yang jadi ciri khasnya.
Bukan cuma konsep busana yang unik, karya aksesorinya juga tak kalau unik. Dia membuat kalung dari tali kabel plastik yang berwarna-warna cerah.