Inhaler cokelat biasanya digunakan untuk mengurangi bersin-bersin pada pengidap asma.
Mengutip Independent, para ahli mengatakan efek ini memang relatif kecil. Namun hal ini bisa berdampak pada pertumbuhan anak di kemudian hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peneliti melihat informasi dari tinggi badan para orang tua anak yang mengidap asma tersebut dan membandingkan dengan tinggi badan anak, serta penggunaan obat asma untuk memperhitungkan prediksi tinggi dan pertumbuhan anak kelak.
“Jadi sangat penting bagi para dokter untuk berpikir dua kali saat akan meresepkan zat yang mengandung steroid apakah memang benar-benar dibutuhkan pada kelompok anak dibawah dua tahun itu,” kata Saari.
Dokter Samantha Walker, ahli asma daru Inggris memberi pandangan yang berbeda. ”Penelitian ini mengonfirmasi penelitian lain yang menyimpulkan penggunaan inhaler pada bayi bisa berefek pada pertumbuhan tulang, meski dampaknya masih relatif minor,” kata Walker.
“Namun tak ada orang tua yang mesti menghentikan pengobatan anak-anak mereka yang diberikan untuk menyelamatkan hidup, karena sedikit penurunan tinggi badan adalah harga yang murah untuk obat yang bisa menyelamatkan hidup anak Anda.” (utw/utw)