Sekitar 20 sampai 40 persen perempuan hamil mengalami beberapa nyeri gelang panggul di akhir kehamilan. Hal itu diakibatkan oleh perubahan persendian dan ligamen di tubuh ibu hamil seiring pertumbuhan bayi, kata pemimpin penelitian, Katrine Mari Owe dari Institut Kesehatan Publik Norwegia di Oslo.
Sebelumnya, penelitian lain menemukan bahwa olahraga dapat mengurangi rasa sakit kronis pada orang-orang yang tidak hamil, kemungkinan disebabkan oleh pelepasan endorfin, kata Katrine, seperti dilaporkan oleh Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nyeri gelang panggul adalah nyeri di bagian belakang dan depan panggul, Katrine dan timnya menjelaskan. Nyeri ini dikaitkan dengan depresi dan rasa sakit lain yang terjadi selama kehamilan, ungkap mereka.
Studi sebelumnya mengungkap, perempuan yang mengalami nyeri gelang panggul cenderung jarang atau tidak berolahraga saat hamil. Namun, para peneliti ingin melihat apakah tingkat olahraga sebelum mengandung bayi dikaitkan dengan kemungkinan mereka mengalami nyeri gelang panggul.
Para peneliti lalu menganalisis data lebih dari 39 ribu perempuan di Norwegia yang mengandung anak pertama, selama 9 tahun.
Saat pemeriksaan di klinik ketika usia kandungan sekitar empat bulan, peserta menjawab pertanyaan tentang jenis dan frekuensi olahraga yang mereka lakukan tiga bulan sebelum kehamilan.
Lebih dari setengah perempuan mengatakan, mereka berolahraga setidaknya tiga kali seminggu sebelum mengandung. Hanya tujuh persen mengatakan, mereka tidak berolahraga sama sekali, dan hampir semua peserta yang berolahraga sebelum kehamilan tetap berolahraga setelah hamil selama empat bulan.
Mereka yang melaporkan nyeri, cenderung memiliki gaya hidup tak sehat. Di antaranya, merokok, kelebihan berat badan, memiliki riwayat depresi, atau nyeri punggung bawah sebelum kehamilan.
Mereka yang tidak melaporkan nyeri gelang panggul cenderung lebih sehat, dan melaporkan berolahraga tiga sampai lima kali per minggu sebelum hamil. Lalu, mereka yang melakukan olahraga high impact, misalnya lari, bermain bola, aerobik, atau hiking, punya keluhan nyeri panggung yang lebih sedikit.
Tapi, penelitian juga menemukan, wanita yang berolahraga lebih dari lima kali seminggu sebelum hamil, tidak menambah manfaat dalam penurunan risiko nyeri panggul saat hamil.
(win/les)