Peziarah Iringi Pertemuan Tuan Meninu, Tuan Ana dan Tuan Ma

CNN Indonesia | Jumat, 25/03/2016 18:05 WIB

Larantuka, Nusa Tenggara Timur, CNN Indonesia -- Usai prosesi laut, ribuan peziarah di Larantuka mengantar patung Tuan Meninu, Tuan Ana dan Tuan Ma menuju persemayaman di Gereja Katedral.

Umat Katolik mencium patung bayi Yesus di Kapela Tuan Meninu pada Jumat Agung sebelum upacara Persisan Anta Tuan, Jumat, 25 Maret 2016. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Patung bayi Yesus atau Tuan Meninu dibawa ke dalam perahu khusus yang hanya digunakan satu tahun sekali yakni pada saat Semana Santa, Jumat, 25 Maret 2016. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Perahu Tuhan Meninu diiringi sampan-sampan kecil yang menjadi penjaga perahu pembawa patung bayi Yesus, Jumat, 25 Maret 2016. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Ribuan peziarah ke Larantuka memadati sepanjang pesisir pantai Larantuka untuk menyaksikan prosesi laut membawa Tuhan Meninu menuju armida Pohon Sirih. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Confreria menunggu kedatangan perahu pembawa Tuhan Meninu usai arak-arakan patung bayi Yesus selesai digelar. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Umat Katolik mengiringi patung bayi Yesus setelah diiturunkan dari perahu menuju Gereja Katedral Larantuka, Jumat, 25 Maret 2016. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Confreria membuka jalan untuk arak-arakan Tuhan Meninu yang diikuti oleh ribuan peziarah pada prosesi Jumat Agung, Jumat, 25 Maret 2016. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Confreria bersama ribuan umat Katolik mengiringi keberangkatan Patung Tuan Ma dan Tuan Ana menuju Gereja Katedral Larantuka untuk dipersatukan dengan Patung Bayi Yesus, Jumat, 25 Maret 2016. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Ribuan peziarah mengiringi arak-arakan patung Tuan Ma menuju Gereja Katedral. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pasukan pengaman kapel bergantian mengangkat patung Tuan Ma dengan Confreria. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Peziarah mengenakan pakaian berwarna hitam sebagai tanda perkabungan pada Jumat Agung Semana Santa Larantuka kali ini. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)