Karenanya sejumlah perusahaan melebarkan usaha ke pertanian luar angkasa. Selain nyata, proyek ini terdengar seperti berasal dari film sci-fi buruk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam eksperimen terakhir mereka, 44 astronot berkesempatan mencoba tanaman yang tumbuh dalam ruang tersebut, yakni letus merah. Hasilnya masih dapat dicerna.
Dalam proyek berikutnya, yang disebut Tomatosphere, anak-anak sekolah di Chicago bekerja sama dengan NASA untuk memeriksa apa yang terjadi jika kita mengirim biji-bijian dalam misi ulang-alik ke Stasiun Luar Angkasa Internasional lalu menanam biji-biji tersebut di bumi. Belum ada laporan bagaimana penampakan dan rasa tomat tersebut.
Sebagian besar pekerjaan ini adalah persiapan menjelang pesawat ruang angkasa Orion milik NASA itu bertolak dalam perjalanan ke Mars pada 2020. Studi ini membuat mempertimbangkan ulang tentang definisi “lokal” dan “keberlanjutan”.
(sil/sil)