Tiga Cedera Tangan Akibat Gadget

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Jumat, 29/04/2016 09:06 WIB
Tiga Cedera Tangan Akibat Gadget Terlalu sering menggunakan gadget bisa menyebabkan cedera pada pergelangan tangan, jari dan siku. (Pixabay/fancycrave1)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menggunakan gadget atau gawai menjadi hal yang sudah biasa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Kini, manusia urban semakin sulit dipisahkan dengan ponsel, tablet serta komputer jinjing mereka.

Sayangnya, kendati memudahkan kehidupan, terutama dalam urusan informasi dan komunikasi, gawai juga menyebabkan berbagai penyakit baru.

Beberapa penyakit di bawah ini banyak disebabkan karena penggunaan gawai yang berulang kali dan dengan cara yang salah. Cara pengobatannya pun beragam, mulai dari terapi hingga operasi


1. Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Carpal Tunnel Syndrome adalah penyakit yang disebabkan gerakan berulang naik turun, atau getaran terus menerus di pergelangan tangan yang menyebabkan pembengkakan tendon dan menekan saraf. Biasanya ini terjadi pada pekerja yang menggunakan mouse, sering mengetik di komputer, serta mengendarai motor.

"Gejala CTS ini memburuk di malam hari karena pada saat istirahat aliran darah melambat hingga menyebabkan pembengkakan karena terhambat, selain itu pengaruh tak ada pekerjaan lain hingga sakit dapat terasa," kata Manfaluthy Hakim, Konsultan Neurologi dari Departemen Neurologi FKUI/RSCM saat ditemui CNNIndonesia.com di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (27/4).

CTS ini mempunyai gejala nyeri pada pergelangan tangan. Kemudian kesemutan pada ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah. Bila gejala semakin parah, maka akan terasa kebas dan kemudian merambat ke sistem motorik yang mengakibatkan kesulitan dalam menggenggam.

Kesulitan menggenggam tersebut bila tak segera ditangani akan menyebabkan kelumpuhan dan penyusutan otot hanya dalam hitungan bulan. Atas kondisi ini, Manfaluthy menyarankan segera ke dokter saraf untuk pemeriksaan begitu mengalami kesemutan dan kebas di ibu jari, telunjuk, dan jari tengah.

"Ini bisa diobati dengan obat, tapi kalau berat mau tidak mau adalah dengan cara operasi berupa pembebasan saraf yang terjepit di pergelangan tangan,” katanya.

2. Arthritis Ibu Jari

Masalah arthritis pada ibu jari ini muncul karena orang beramai-ramai menggunakan pesan singkat sebagai cara berkomunikasi.

Gejala yang muncul dari thumb arthritis adalah penyempitan tendon di ibu jari. Sensasi yang muncul dari kondisi ini adalah sakit ketika menekan dan saat meluruskan ibu jari. Kadang, ibu jari menjadi seolah terkunci dalam posisi meringkuk.

3. Cubital Tunnel Syndrome

Masalah terkait penggunaan gawai bukan hanya menyebabkan cedera jari, siku juga dapat terkena masalah.

Cubital Tunnel Syndrome (CTS) adalah penyakit berupa mati rasa dan kesemutan di bagian dalam siku atau di lengan bawah. Masalah ini dikarenakan posisi siku sebagai tumpuan ketika mengetik di atas meja atau terlalu lama tertekuk.

Pada kasus yang parah, kasus CTS harus ditangani dengan operasi. Kasus CTS biasanya ditemui di usia 30 atau lebih tua. (les)