Baju Lebaran Paling Diburu di Jakarta Great Online Sale

Puput Tripeni Juniman & Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Senin, 20/06/2016 05:50 WIB
Baju Lebaran Paling Diburu di Jakarta Great Online Sale Jakarta Great Online Sale mulai digelar pada 20-26 Juni 2016 dan menjadi bagian dari perayaan ulang tahun Jakarta ke-489. (Thinkstock/AndreyPopov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pekan belanja daring Jakarta atau Jakarta Great Online Sale (JGOS) 2016 kembali dilaksanakan. Selama dua tahun terakhir, kategori mode masih menjadi primadona yang diincar pelanggan untuk menghabiskan uang mereka di e-dagang dalam acara ini.

"Karena pelaksanaan JGOS tahun ini dan tahun lalu bersamaan menjelang lebaran, jadi paling tinggi minatnya itu busana muslim," kata Jason Lamuda, CEO Berrybenka, saat berbincang dengan CNNIndonesia.com pada peresmian JGOS 2016 di Balai Agung Jakarta, belum lama ini.

"Sejauh ini yang jadi incaran adalah baju, produk fashion, sepatu. Dan kembali lagi, mungkin karena dekat momen lebaran," lanjutnya.


Dalam acara yang diinisiasi perusahaan milik Jason tersebut sejak empat tahun lalu, JGOS memiliki pertumbuhan pasrtisipasi yang terus meningkat. Bermula hanya 11 e-dagang pada 2013, tahun ini JGOS menggandeng 100 toko daring untuk memuaskan dahaga belanja masyarakat.

E-dagang yang ikut bergabung pada JGOS tahun ini berasal dari berbagai kategori, mulai dari mode, gawai dan produk elektronik, makanan, hingga peralatan rumah tangga atau home living. Dan seperti momen promosi lainnya, JGOS menawarkan diskon besar untuk menjaring pelanggan, terutama bagi mereka yang belum pernah menjajal belanja daring.

Tak tanggung-tanggung, tawaran yang diberikan mulai dari belanja Rp100 ribu mendapatkan peluang memenangkan berbagai hadiah, hingga tawaran diskon harga sampai lebih dari 90 persen.

"Momen JGOS memang efektif untuk promosi. Tahun lalu terjadi peningkatan transaksi saat JGOS hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa. Tahun ini, kami menargetkan tiga hingga lima kali lipat dibanding biasanya," kata Jason.

"Kalau di e-dagang kami sendiri, biasanya pelanggan datang di waktu siang seperti jam 11 sampai 1 siang. Kalau saat menjelang lebaran, terjadi kenaikan aktivitas pada dini hari saat sebelum dan sesudah sahur serta jam 7 hingga 9 malam," papar Jason.
Masyarakat Jakarta kini semakin akrab dengan belanja online karena tawaran diskon yang besar. (Thinkstock/Digital Vision.)
Jadi Pilihan Belanja Sejak 2014

Bila Berrybenka sudah mulai merasakan manisnya JGOS dari tahun ke tahun, beda hal dengan yang dialami oleh Blanja.com. E-dagang yang bermitra dengan eBay itu baru saja rilis pada Desember 2014, dan memanfaatkan JGOS untuk pengenalan perusahaan mereka.

"Tahun lalu kami memang baru menjadi peserta dan masih banyak kondisi yang perlu diperbaiki. Tahun ini kami menjadi lebih aktif dan ikut meramaikan," kata Aulia E Marinto, CEO Blanja.com saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, dalam kesempatan yang sama.

"Ketika tahun lalu bergabung, dampak bagi kami memang tidak besar. Dan peningkatan peserta JGOS ini memberikan peluang bagi kami untuk lebih berkembang," lanjutnya.

Aulia mengakui bahwa keikutsertaan e-dagang yang menyediakan berbagai barang kebutuhan sehari-hari tersebut dalam JGOS bertujuan selain peluang mengembangkan perusahaannya, juga ikut mengembangkan industri e-dagang.

Selain itu, menurut Aulia, JGOS dapat menjadi peluang untuk menguatkan keyakinan masyarakat untuk berbelanja secara daring. Aulia menegaskan, berbelanja di e-dagang berbeda dengan belanja daring di Instagram atau media sosial lainnya, karena e-dagang diklaim lebih aman.

Senada dengan Jason, Aulia sendiri juga mengakui bahwa kategori mode memang paling tinggi peminat dalam urusan jual-beli secara daring. Maka dari itu pula, setelah mengenalkan diri tahun lalu melalui produk gawai, kini perusahaan yang ia pimpin melebarkan kategori menjadi mode, kebutuhan rumah tangga, dan kesehatan serta kecantikan.

"Tahun ini kami berharap lebih dikenal sehingga kami lebih banyak ikut acara yang bisa membawa brand kami termasuk melalui promo seperti supersale yang kami buat,” tutur Aulia.

Adapun dari sisi pemerintah, diharapkan JGOS tahun ini bisa menjadi sarana untuk sosialisasi kemudahan dan keamanan dalam belanja online.

“JGOS merupakan bagian dari smart city yang sedang digalakkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk memudahkan masyarakat dengan memberikan efisiensi yang tinggi melalui belanja online serta diskon yang besar,” kata Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi Soetanto Soehodho.

Selain itu, Soetanto menilai, JGOS akan memberikan kesempatan berbelanja yang lebih besar bagi masyarakat dari berbagai segmen pasar.

"Termasuk mereka yang berada di golongan menengah ke bawah," ujar Soetanto

Soetanto meminta para e-commerce yang tergabung dalam JGOS dapat menjamin kualitas dan distribusi agara barang tersebut sampai dengan tepat waktu kepada konsumen.

Lebih dari itu, Soetanto berharap JGOS dapat memajukan UMKM dan mendukung kegiatan ekonomi dengan meningkatkan sektor perdagangan.

JGOS akan berlangsung mulai dari 20-26 Juni dalam rangka memperingati HUT Jakarta yang ke 489 di berbagai e-commerce dan marketplace menyediakan berbagai produk diantaranya produk elektronik, rumah tangga, fashion, kecantikan, dan olahraga. E-commerce tersebut diantaranya Berrybenka, Orami, Matahari Mall, Bhinneka, Blanja, dan Tiket.com. (les)