Akses Menuju Wisata Candi Borobudur Terus Diperbaiki

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Senin, 10/10/2016 23:15 WIB
Akses Menuju Wisata Candi Borobudur Terus Diperbaiki Ilustrasi wisata di Candi Borobudur. (Thinkstock/Platongkoh)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Otorita Pariwisata (BOP) Borobudur terus melakukan pembenahan, demi menjadi destinasi wisata yang layak dikunjungi di Indonesia.

"Kami terus melakukan pembenahan, karena kota Yogyakarta, Solo dan Semarang memiliki produk wisata sejarah yang sangat layak untuk dikembangkan, dengan Candi Borobudur sebagai ikonnya," kata Ketua Pokja Percepatan 10 Top Destinasi, Hiramsyah Sambudhy Thaib, dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin (10/10).

Oleh karena itu, menurut Hiramsyah, tiga kota tersebut harus terkoneksi dengan akses yang baik, sebagai segitiga emas wisata berbasis budaya.


Saat ini, ketiga kota sudah memiliki bandara berstatus internasional, yakni Adi Sucipto (Yogyakarta), Adi Sumarmo (Solo) dan Ahmad Yani (Semarang).

Perbaikan pada Bandara Kulon Progo dan jalur Selo Pas juga terus berjalan.

"Dari Selo Pas, nantinya wisatawan dari Solo bisa langsung mengunjungi Candi Borobudur tanpa harus melewati Yogyakarta," kata PIC Pokja Borobudur, Larasati Sedyaningsih.

"Direncanakan akhir tahun ini perbaikan Selo Pas selesai, dengan menyisakan 1,2 km lagi untuk dilanjutkan pada tahun depan," lanjutnya.

Tak hanya akses, pemerintah tiga daerah tersebut juga terus menggelar berbagai atraksi wisata, bahkan diadakan tiap minggu.

Akhir pekan kemarin, baru saja diadakan ajang olahraga lomba lari berskala internasional yang bertajuk MesaStilaChallenge di Magelang.

Dalam lomba ini, sebanyak 544 pelari dari 24 negara berlari melintasi lintasan di lima gunung, yaitu Gunung Andong, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Gilipeteng dan Gunung Telomoyo.

(ard/ard)