Lancong Semalam

Menyicipi Gaya Hidup Ekspatriat di Tanah Betawi Kemang

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Minggu, 19/03/2017 16:03 WIB
Dulu, Kemang ditinggali oleh warga Betawi. Kini, Tanah Betawi itu dihuni oleh kaum ekspatriat dengan segala layanan penunjang gaya hidup yang kekinian. (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah memang jika belum singgah ke Kemang, tapi sudah mengaku menjadi anak gaul Jakarta. Pasalnya, Kemang yang terletak di Jakarta Selatan merupakan salah satu kawasan ikonik bagi kalangan muda-mudi sejak tahun 90-an hingga sekarang.

Dahulu, Kemang merupakan kawasan perkebunan dan pemukiman warga asli Jakarta, yaitu Betawi. Namun, seiring perkembangan pembangunan Jakarta yang mengarah ke selatan membuat Kemang berubah bentuk.

Saat ini, di Kemang berjejer beragam jenis tempat usaha, mulai dari hotel, bank, restoran, kafe, salon, hingga toko-toko yang menyajikan berbagai kebutuhan bagi kalangan kelas menengah ke atas Jakarta.


Bahkan, sekolah dan perguruan tinggi berstatus internasional ada di sana.

Dinamisnya pembangunan bisnis di kawasan Kemang juga semakin menjadi, tatkala Kemang didaulat sebagai ‘Kampung Modern’ berdasarkan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 140 Tahun 1999.

Penamaan kawasan Kemang jika ditelisik ternyata berasal dari nama tumbuhan, yaitu Pohon Kemang.

Dahulu, Pohon Kemang tumbuh subur dan tersebar di semua sudut kawasan tersebut.

Lagi-lagi, lantaran pembangunan yang masif, kini pohon tersebut tidak bisa dijumpai di kawasan tersebut.

Selain destinasi muda-mudi, kawasan Kemang menjadi magnet bagi ekspatriat yang bekerja di Indonesia.

Selain banyak tempat hiburan, kebanyakan ekspatriat memilih tinggal di kawasan Kemang lantaran dekat dengan sejumlah pusat perkantoran Jakarta, seperti Sudirman, Kuningan, dan Menteng.

Menyicipi Gaya Hidup Ekspatriat di Tanah Betawi KemangKepadatan pengunjung yang ikut merayakan hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta ke-489 yang dimeriahkan Festival Palang Pintu Kemang XI. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Maka tak heran, sering ditemui ekspatriat yang hilir mudik di sejumlah tempat ketika sedang berkunjung ke kawasan Kemang.

Ada banyak pilihan tempat menginap di Kemang, mulai dari hotel berbiaya murah sampai yang berbintang lima, seperti POP! Hotel, Amaris Hotel La Codefin, favehotel, Arion Swiss-Belhotel, Kemang Icon By Alila Hotel, dan Grandkemang Hotel.

Selain taksi atau transportasi online, tak banyak angkutan umum yang melintasi Kemang. Bus yang memiliki rute ke sana ialah Kopaja P.19, Kopaja 605, Kopaja 605A, Kopaja S.612, Kopaja S.614 dan Kopaja S.63.

Saat memilih untuk naik sepeda motor atau berjalan kaki, sebaiknya pegang erat barang bawaan Anda. Walau tak sering, namun beberapa kali sempat terjadi aksi penjambretan di sana.

Akhir pekan kemarin, CNNIndonesia.com berkesempatan untuk menyicipi gaya hidup ekspatriat di tanah Betawi tempat Kemang berdiri. Berikut ini adalah kegiatan dan lokasi yang menjadi pilihan selama seharian berada di sana:

1 dari 2