Paul Surridge, Direktur Kreatif Baru Roberto Cavalli

Rahman Indra, CNN Indonesia | Jumat, 12/05/2017 06:40 WIB
Paul Surridge, Direktur Kreatif Baru Roberto Cavalli Roberto Cavalli akhirnya mengumumkan desainer Inggris, Paul Surridge sebagai direktur kreatifnya yang baru, setelah Peter Dundas keluar Oktober lalu. (Dok/PeterDundas/Foto: AFP PHOTO / TIZIANA FABI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah cukup lama dan banyak spekulasi, Roberto Cavalli akhirnya mengumumkan Paul Surridge sebagai direktur kreatifnya yang baru, setelah Peter Dundas keluar Oktober lalu.

Mengutip Vogue, pada Rabu (10/5), Surridge disebutkan punya banyak pengalaman yang cukup mumpuni hingga dipercaya memegang label asal Italia itu.

Desainer asal Inggris itu pernah belajar di Central Saint Martins, sebelum kemudian bekerja untuk Calvin Klein, Burberry (di bawah Christopher Bailey), dan Jil Sander (di bawah Raf Simons). Baru-baru ini ia bekerja di Z Zegna di mana ia menjadi direktur kreatif dan Acne Studios sebagai konsultan kreatif.


Dengan peran barunya ini, Surridge seperti disampaikan dalam pernyataan resminya akan bertanggung jawab terhadap label di grup dan semua bidang kreatif. Proyek kreatif perdananya untuk label akan muncul pada peragaan busana untuk Spring/Summer 2018 di Milan Fashion Week pada September mendatang.

"Saya merasa tersanjung dan bangga dipercaya untuk meneruskan legacy dari label Italia yang luar biasa ini," ungkap Surridge.

"Ini kesempatan langka untuk bisa berkontribusi dalam babak baru bagi Roberto Cavalli, yang merayakan kekuatan perempuan, kecantikan dan juga sensualitas," tambah dia.

Inilah, kata Surridge, yang akan menjadi motivasinya dalam membagi visi dan kreasi ke depan dengan label Roberto Cavalli.

Sebelum penunjukannya, ada banyak spekulasi akan siapa yang menggantikan Peter Dundas, direktur kreatif Roberto Cavalli sebelumnya. Ditunjuk Maret 2015, Dundas keluar setelah 19 bulan menjabat peran penting di label itu, yang tak lama setelah CEO Gian Giacomo Ferraris dari Versace bergabung. Terkait ini, perusahaan kemudian melakukan restrukturisasi.

Penunjukan Paul Surridge, seperti disampaikan Ferraris tak lain karena ia adalah kandidat tepat karena kemampuannya dalam hal kreatif, dan juga manajerial.

[Gambas:Instagram]