Destinasi Wisata NTT Jadi Lintasan Tour de Flores

Advertorial, CNN Indonesia | Kamis, 20/07/2017 14:16 WIB
Destinasi Wisata NTT Jadi Lintasan Tour de Flores
Jakarta, CNN Indonesia -- Pulau Bunga di Labuan Bajo, menjadi saksi kemenangan pembalap asal Prancis, Thomas Lebas menjadi juara umum Tour de Flores 2017. Juara kedua Tour de Flores 2017 diraih oleh pembalap Filipina Marcelo Felipe (Filipina) serta posisi ketiga pembalap Iran dari Pishgaman Cycling Team (Iran), Arvin Moazamigodarzi. 

Sebelumnya para pembalap harus menaklukan rute yang melintas dari Ruteng hingga Labuan Bajo. Pemandangan yang disajikan pun sangat indah. Mulai dari pemandangan bukit, persawahan, hingga laut Flores. 

Saat melewati area persawahan, peserta Tour de Flores 2017 melewati persawahan yang unik di Manggarai. Bentuknya seperti sarang laba-laba. Masyarakat setempat menamakannya sawah lodok. 


Acara pembukaan etape keenam digelar di Kantor Bupati Manggarai, Rabu (19/7/2017). Di etape ini, 60 pembalap melintasi trek sepanjang 8,7 kilometer. Lokasi finish berada di Jalan Frans Lega.

Di garis finish, pembalap disambut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reko Astuti, Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Bupati Manggarai Agustinus Ch Dula, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manggarai.

Esthy mengucapkan selamat pada para pebalap yang berhasil menjuarai Tour de Flores 2017. Ia juga berharap para pembalap mendapatkan kenangan manis di Flores dan bisa menceritakan tentang Flores di publik negaranya masing-masing.

"Selain news value yang besar, para pembalap mendapatkan experience selama berada di Flores. Otomatis mereka menjadi duta wisata kita, diharapkan bisa menceritakan tentang Flores di negara masing-masing," ujar Esthy.

Begini Pemandangan Indah yang Dilewati Peserta Tour de Flores 2017Tour de Flores 2017 (Foto: dok. Kemenpar)

Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya berharap Tour de Flores bisa menjadi agenda yang rutin digelar tiap tahun. Menurutnya, Flores perlu acara besar sebagai ajang promosi yang sifatnya menyeluruh.

"Tour de Flores ini menjadi sarana promosi yang tepat karena bersifat menyeluruh di daratan Flores. Publik di luar banyak yang hanya tahu Labuan Bajo dan Pulau Komodo. Padahal banyak destinasi wisata lain yang menarik di tiap-tiap Kabupaten di Flores," katanya.

Selain itu, hadir juga jurnalis yang di sepanjang balapan yang bisa ikut mengeksplorasi destinasi-destinasi wisata di tiap kabupaten. 

"Sehingga destinasi-destinasi wisata di seluruh Pulau Flores bisa terpromosikan secara luas di media. Saya juga berharap para pebalap tidak langsung pulang, bisa menikmati keindahan Labuan Bajo, Pulau Komodo, dan sekitarnya," tambahnya.

Begini Pemandangan Indah yang Dilewati Peserta Tour de Flores 2017Tour de Flores 2017 (Foto: dok. Kemenpar)

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar Vinsensius Jemadu yang turut menghadiri Tour de Flores 2017 mengatakan, event ini membawa berkah bagi masyarkat di seluruh NTT. 

"Salah jika ada yang mengatakan ini tidak membawa berkah. Lihat saja semua hotel penuh dan sudah di-booking satu minggu yang lalu, pesawat penuh, warung-warung makan banyak dipenuhi pengunjung. Ini juga akan membawa berkah ke depannya karena promosi media di luar juga sangat kencang," jelasnya. 

Di lain kesempatan, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat kepada para juara. 

"Selamat! Sukses penyelenggaraan Tour de Flores, sukses promosi destinasi, dan sukses turnamen sport tourism itu," ujarnya.