Lima Letusan Gunung Terparah di Dunia

Ardita Mustafa, CNN Indonesia | Kamis, 03/08/2017 11:19 WIB
Gunung Sinabung bukan satu-satunya gunung berapi di dunia yang meletus dengan penuh drama. Warga menyaksikan Gunung Sinabung meletus dari kejauhan. (AFP PHOTO/Ivan Damanik)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam 10 ribu tahun terakhir, sebanyak 1.500 gunung berapi di dunia telah meletus. Yang paling terbaru ialah Gunung Sinabung di Sumatera Barat.

Sejak Rabu (2/8) pagi, gunung yang telah bergejolak sejak 2013 itu memuntahkan letusan dan awan panas. Penduduk di sekitarnya pun diungsikan, karena terancam abu vulkanik dan lahar.


Gunung Sinabung bukan satu-satunya gunung berapi di dunia yang meletus dengan penuh drama.


Gunung Pelée, Martinique

Tak ada yang menyangka kalau kedamaian di Kepulauan Karibia akan diusik oleh letusan gunung ini pada 1902. Tanda-tanda sebelum meletus, perairannya menjadi lebih hangat dan asam. Getaran letusannya juga menimbulkan tsunami yang menewaskan lebih dari 30 ribu orang.

[Gambas:Instagram]

Gunung Krakatau, Indonesia

Gunung yang berada di antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera ini meletus pada 1883. Suara letusan gunung ini disebut paling keras di seluruh dunia, karena terdengar hingga benua Eropa. Akibat gejolak di perutnya, terjadi tsunami yang menewaskan lebih dari 36 ribu orang atau 90 persen total populasi di desa sekitarnya. Kekuatan letusan gunung ini bahkan disebut lebih kuat dibandingkan Bom Atom di Hiroshima, Jepang.


Gunung Tambora, Indonesia

Letusan gunung pada 1815 ini disebut sebagai yang terparah sepanjang sejarah peradaban manusia. Lebih dari 71 ribu orang meninggal dunia. Yang membuat ngeri, muntahan gas, lava dan awan panasnya membuat belahan dunia tak merasakan musim panas. Peristiwa itu dikenal dengan sebutan ‘The Year Without Summer 1816’.

[Gambas:Instagram]

Gunung Huaynaputina, Peru

Pada tahun 1600, gunung ini meletus dan terus bergejolak selama dua minggu. Letusan gunung ini diawali dengan gempa sebesar 8 skala Richter yang memisahkan sejumlah daratan di Peru. Lebih dari 2 juta orang meninggal dunia dalam peristiwa ini.


Gunung Laki, Islandia

Gunung ini meletus pada 1783 dan memuntahkan gas, lava dan awan panas selama delapan bulan. Akibatnya, lebih dari 5 juta orang meninggal dunia. Tak hanya penduduk Islandia, penduduk negara yang berbatasan dengan gunung pun ikut menjadi korban, seperti di Perancis dan Mesir. Sedangkan di Islandia, lebih dari 9.300 orang tewas, diperkirakan mencapai 25 persen total populasi di sana. 

(ard)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK