Gunung Kemukus Bukan Satu-satunya Pesona Wisata Sragen

Ardita Mustafa, CNN Indonesia | Selasa, 29/08/2017 18:19 WIB
Gunung Kemukus Bukan Satu-satunya Pesona Wisata Sragen Museum Purbakala Sangiran yang sudah diakui dunia ada di Sragen. (CNN Indonesia/Elisa Valenta Sari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kabupaten Sragen menjadi sorotan, setelah pada akhir pekan kemarin salah satu media dari Inggris menulis berita mengenai adanya ritual seks untuk memperkaya diri di Gunung Kemukus.

Kabar mengenai ritual yang disebut pesugihan itu memang telah lama menjadi buah bibir dengan berbagai versi di Indonesia. Tak hanya di Gunung Kemukus, ritual pesugihan juga kabarnya sering dilakukan di gunung-gunung lain di Tanah Air.


Saat berkunjung ke Sragen pada beberapa waktu yang lalu, CNNIndonesia.com sempat berbincang mengenai ritual pesugihan di Gunung Kemukus dengan beberapa warga lokal.


Tak ingin namanya dikutip, namun secara lugas mereka mengatakan kalau salah satu syarat ritualnya ialah berhubungan seks dengan orang yang bukan pasangan selama tujuh kali setiap 35 hari pada Jumat Pon.


Mirisnya, aktivitas seks itu dilakukan di bilik bambu yang berada tak jauh dari Makam Pangeran Samudra, sosok yang disebut membawa ajaran Islam dari Sunan Kalijaga.

Tentu saja tidak diketahui siapa saja yang sudah berhasil melakukannya. Namun yang jelas, ritual tersebut membuat buruk citra kota yang dikenal dengan sebutan Bumi Sukowati ini.


Dalam situs resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Sragen, tertulis bahwa Makam Pangeran Samudra merupakan salah satu objek wisata religi di sana.

Bagi yang tak berminat untuk melakukan ritual pesugihan, kota yang berjarak satu jam perjalanan dengan kendaraan bermotor atau kereta dari Solo ini sebenarnya memiliki banyak beragam objek wisata yang menarik untuk didatangi:

1. Wisata Religi

Sragen tak dibangun dalam semalam. Ada banyak tokoh penting yang punya jasa dalam membesarkannya. Berziarah ke makam dan tempat semedi (petilasan) mereka bisa menjadi cara untuk mengetahui asal usul tempat ini.

Makam dan petilasan yang sering dikunjungi turis ialah Makam Bupati Sragen I, Makam Sukowati, Makam Kyai Srenggi, Makam Pangeran Samudra, Makam Joko Tingkir, Makam Syekh Zakariya Petilasan Ki Kebo Kenongo, dan Petilasan Ki Joko Budug.

[Gambas:Instagram]

2. Wisata Sejarah

Sangat disayangkan Sragen malah dikenal sebagai tempat ritual pesugihan. Padahal, ada Situs Purbakala dan Museum Fosil Sangiran yang jauh lebih penting keberadaannya.

UNESCO sudah mengakui kalau Situs Purbakala Sangiran masuk dalam Situs Warisan Budaya Dunia. Para ahli purbakala dari dalam dan luar negeri pun sudah bolak-balik ke sini.

Jika gemar menjelajah ala Indiana Jones, Situs Purbakala dan Museum Fosil Sangiran sangat wajib untuk didatangi.

[Gambas:Instagram]

3. Wisata Alam

Pemandian air panas dan air terjun menjadi objek wisata alam populer di Sragen. Pemandian Bayanan dan Air Terjun Kedung Grujug menjadi objek wisata alam yang ramai dikunjungi turis.

Puas bermain air, bisa juga datang ke Betisrejo, yang merupakan singkatan dari nama tiga desa; Jambeyan, Jetis dan Sukorejo. Di sini, turis bisa menikmati gaya hidup sehat karena desanya masih hijau dan warganya mengolah segala sesuatunya secara organik.

[Gambas:Instagram]

4. Wisata Belanja

Jawa Tengah dikenal dengan motif batiknya yang memiliki banyak cerita. Di Desa Kliwonan, turis bisa mengetahui cara membuat batik sampai membelinya.

Sragen memiliki motif batiknya yang khas, yakni Kliwonan. Kalau batik Yogya atau Solo biasanya berwarna gelap, maka batik Sragen berwarna cerah, sesuai karakter masyarakatnya yang blak-blakan.

[Gambas:Instagram]

5. Wisata Kuliner

Jangan takut lapar saat berkunjung ke Sragen. Ada banyak makanan yang bisa dicicipi di sini, mulai dari pecel, soto, sampai sate.

Untuk urusan perut tentu saja harus diselesaikan di tempat terbaik. Dan tempat makan yang populer dikunjungi turis adalah Soto Girin Sragen, Tengkleng & Sate Kambing Mas Mitro, Bothok Mercon Pembawa Berkah, Trancam Mbah Pin, Jajanan Mbah Rajak, Sate Kambing Widi, dan Pecel Tumpang.