Bendera Jack Daniel's Disangka ISIS di Swiss
Rahman Indra | CNN Indonesia
Rabu, 11 Okt 2017 10:32 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria berusia 29 tahun asal Zürich, Swiss menerima pesan anonim dari tetangganya setelah memasang bendera Jack Daniel's yang diduga bendera ISIS di tiang depan rumahnya.
Pria yang berharap identitasnya tetap dirahasiakan itu memasang bendera Jack Daniel's bersama bendera Italia karena menganggapnya lucu.
Meskipun begitu, tetangganya menganggap bendera berlatar hitam dengan tulisan berwarna putih milik merek whiskey asal Tennessee, Amerika Serikat ialah bendera ISIS karena memiliki warna yang senada.
"Apakah kami harus takut kepadamu. Pertama bendera Italia sekarang bendera hitam kematian. Apakah kau simpatisan ISIS?" bunyi pesan yang ia terima di kotak suratnya dilansir dari Indy100.
"Saya benar-benar terperangah ketika membacanya," tutur dia.
Ia telah menjelaskan bahwa bendera tersebut melambangkan Jack Daniel's bukan tindakan ekstrimis.
Lebih lanjut ia bertanya ke semua tetangganya mengenai siapa yang mengirimkan pesan tersebut. Namun, tidak ada yang mengaku meskipun pada pesan telah tertulis 'tetangga yang khawatir'.
"Kami ingin mengetahui siapa yang bertanggung jawab. Ketika kami disebut sebagai pendukung ISIS, itu adalah penghinaan" jelasnya.
Ia memaparkan bahwa ia merasa tidak nyaman dan menutup jendela agar tidak ada yang bisa melihat ke dalam rumah. Ia menolak untuk menurunkan bendera Jack Daniel's tersebut dengan alasan akan membenarkan dugaan yang ditujukan kepadanya.
Polisi Zürich juga mengungkapkan jika seseorang menerima pesan anonim untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. (tab/rah)
Pria yang berharap identitasnya tetap dirahasiakan itu memasang bendera Jack Daniel's bersama bendera Italia karena menganggapnya lucu.
Meskipun begitu, tetangganya menganggap bendera berlatar hitam dengan tulisan berwarna putih milik merek whiskey asal Tennessee, Amerika Serikat ialah bendera ISIS karena memiliki warna yang senada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kopi Red Wine, Varian Baru Bagi Pecinta Kopi |
"Saya benar-benar terperangah ketika membacanya," tutur dia.
Ia telah menjelaskan bahwa bendera tersebut melambangkan Jack Daniel's bukan tindakan ekstrimis.
Lebih lanjut ia bertanya ke semua tetangganya mengenai siapa yang mengirimkan pesan tersebut. Namun, tidak ada yang mengaku meskipun pada pesan telah tertulis 'tetangga yang khawatir'.
"Kami ingin mengetahui siapa yang bertanggung jawab. Ketika kami disebut sebagai pendukung ISIS, itu adalah penghinaan" jelasnya.
Ia memaparkan bahwa ia merasa tidak nyaman dan menutup jendela agar tidak ada yang bisa melihat ke dalam rumah. Ia menolak untuk menurunkan bendera Jack Daniel's tersebut dengan alasan akan membenarkan dugaan yang ditujukan kepadanya.
Polisi Zürich juga mengungkapkan jika seseorang menerima pesan anonim untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. (tab/rah)