Kala Barli Asmara Keluar dari Zona Nyaman

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Rabu, 22/11/2017 05:04 WIB
Kala Barli Asmara Keluar dari Zona Nyaman Desainer Barli Asmara, yang biasa dikenal dengan rancangan yang eksklusif dan rumit, keluar dari zona nyaman dan membuat koleksi kerjasama dengan toko online. (Foto: CNN Indonesia/Elise Dwi Ratnasari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Desainer busana Barli Asmara keluar dari zona nyamannya. Kerap identik dengan koleksi yang eksklusif dan rumit, kali ini ia merambah membuat rancangan yang lebih simpel dan 'terjangkau'. 

Barli baru saja mengeluarkan koleksi busana khusus yang ia beri tajuk 'Elixir of Life', hasil kolaborasi dengan private label Stylehaus milik e-commerce JD.id. Stylehaus X Barli Asmara jadi koleksi pertama e-commerce ini dalam kategori fashion.

"Awalnya saya pikir apa mungkin saya bisa membuat sebuah dress yang akhirnya bisa dinikmati banyak orang? Saya bisa. Saya mau grab komunitas baru untuk koleksi Barli Asmara," ujarnya saat konferensi pers di Sofia The Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (21/11).



Barli mengatakan, koleksinya kali ini satu DNA dengan koleksi yang ia pamerkan di New York Fashion Week beberapa waktu lalu. Inspirasinya dari gaya wanita era Victoria abad 18. Detail klasik tampak pada aksen ruffle, pita dan renda. Koleksinya ini ditujukan bagi wanita yang aktif dan dinamis tapi tetap feminin.

Total terdapat 23 desain busana yang terdiri dari atasan, blouse off-the-shoulder, dress, juga celana. Untuk koleksinya kali ini, setiap item bisa dipadupadan bahkan disesuaikan penggunaannya sesuai kebutuhan. Barli memberikan contoh atasan two-in-one yang dapat dijadikan dress jika memilih ukuran yang cukup besar alias oversized.

Menurut Barli, unsur cantik ia hadirkan dalam permainan cutting, warna juga siluet. Untuk koleksinya kali ini, ia menggunakan warna hitam, putih, dan merah.

Kala Barli Asmara Keluar dari Zona NyamanBarli Asmara dan koleksi Elixir of Life. (Foto: CNN Indonesia/Elise Dwi Ratnasari)

Warna merah cukup memberikan kejutan sebab selama ini Barli dominan dengan warna monokrom, beige juga gold. Warna ini juga sekaligus mewakili logo e-commerce yang menjadi rekan kolaborasinya. Unsur kualitas, lanjut Barli, jadi tantangan tersendiri. Pasalnya, busana diproduksi secara masif oleh konveksi.

"Dalam membuat koleksi ini, kesulitan di awal adalah kualitas. Karena, layer, drapping semua di konveksi, jadi perlu digempur banget biar hasilnya oke," katanya.

Koleksi barunya ini ditampilkan dalam peragaan atau mini fashion show di Sofia The Gunawarman, Jakarta, pada Selasa (21/11). (rah/rah)