Tips Membereskan Perkakas Rumah Usai Natal

Rahman Indra, CNN Indonesia | Senin, 25/12/2017 05:52 WIB
Usai Natal, ada baiknya merapikan kotak hadiah yang berserakan, dan memilah lagi hiasan Natal yang bisa disimpan atau dibuang. Usai Natal, hadiah-hadiah tertentu yang diterima bisa diberikan kembali kepada orang lain, atau menjual hadiah-hadiah lain hasil pemberian Natal tahun sebelumnya.(CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Begitu perayaan Natal usai, rumah biasanya menjadi lebih ‘riuh’ dari biasanya. Ada kotak-kotak hadiah berserakan, atau hiasan Natal yang mesti dirapikan.

Menyediakan waktu untuk membereskan perkakas rumah ini bisa jadi momen menyenangkan jika dilakukan bersama anggota keluarga.

Dari mulai menyisihkan kotak-kotak hadiah tak lagi layak pakai, memilah dan menyimpan kembali hiasan Natal, dan atau memberikan lagi hadiah tertentu pada orang lain.


Berikut beberapa hal yang bisa diakukan saat perayaan Natal usai, dan sebelum kembali sibuk beraktivitas:

1. Singkirkan yang tidak penting
Saat Natal, seseorang akan memiliki kotak hiasan Natal yang mungkin tak terhitung jumlahnya. Sementara, ada kotak-kotak hadiah yang belum dibuka dari tahun-tahun sebelumnya dan tidak akan digunakan kembali. Untuk mengatasi ini, seseorang dapat menyumbangkannya ke yang membutuhkan. Sementara, untuk hiasan yang masih layak bisa dijual ke toko barang bekas atau mendaur ulang barang-barang tersebut.

2. Keluarkan ornamen dan lampu Natal yang rusak
Dilansir dari laman Martha Stewart, dalam membereskan peralatan Natal usai perayaan selesai, seseorang bisa mengurutkan dan cek kembali dekorasi Natal yang sebelumnya digunakan. Jika ada yang rusak dan tak lagi layak, sisihkan, misalnya ada hiasan lampu yang rusak, kabel yang compang-camping, dan atau soket yang kendur. Sangat dianjurkan untuk membuang lampu Natal yang memiliki kabel berjumbai atau rusak agar menghindari bahaya kebakaran.

3. Re-Gift
Mungkin dulu memberikan kembali hadiah Natal tahun lalu yang tidak pernah terpakai tidak boleh dilakukan. Namun, tidak di zaman modern ini. Seseorang dapat memberikan barang tersebut kembali sebagai hadiah pada orang lain, atau menjualnya ke toko barang bekas.

4. Daur ulang kartu Natal, kertas kado, bahkan pohon
Seseorang dapat mengganti kartu Natal lama dengan memotong beberapa gambar dan mengubahnya menjadi hiasan kertas atau hiasan dinding. Di samping itu, bisa juga mengganti tag hadiah dan membungkus kertas menjadi kerajinan baru. Bahkan bisa mendaur ulang dahan pohon natal menjadi hiasan baru.

5. Simpan kembali peralatan Natal
Agar dapat mudah menemukan dekorasi Natal, atur tempat penyimpanannya sedemikian rupa. Mengelompokkan dan memisahkan tempat penyimpanan akan memudahkan untuk menemukannya lagi jika suatu saat nanti kembali dibutuhkan. (chs/rah)