5 Manfaat Berpelukan Saat Tidur Bersama Pasangan

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Senin, 19/03/2018 22:15 WIB
5 Manfaat Berpelukan Saat Tidur Bersama Pasangan Kebiasaan tidur berpelukan dengan pasangan ternyata memberi banyak hal positif. Selain rasa nyaman, dan memperkuat ikatan, juga bisa membuat tidur lebih lelap. (Ilustrasi/Foto: Thinkstock/gmast3r)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kebiasaan tidur berpelukan dengan pasangan ternyata memberi banyak hal positif. Selain rasa nyaman, dan memperkuat ikatan, juga bisa membuat tidur lebih lelap. 

Berbagai manfaat itu menurut pandangan sejumlah psikolog berujung pada rasa bahagia secara keseluruhan. Bahkan sentuhan yang dilakukan dapat memberi rasa aman dan mengurangi stres. 

Jika masih ragu untuk berpelukan saat tidur bersama pasangan, bisa jadi lima alasan berikut dapat jadi pertimbangan untuk melakukannya:



1. Memberi rasa nyaman dan bahagia

Lupakan sejenak soal pembagian wilayah kasur saat tidur. Saatnya berpelukan karena ini akan melepas hormon oksitoksin. Hormon ini memang si biang pembuat rasa bahagia dan nyaman. "(Berpelukan) meningkatkan kebahagiaan secara keseluruhan," ungkap psikolog, terapis dan penulis, Elizabeth Lombardo dikutip dari Shape.

Jadi tak ada alasan untuk berbagi wilayah dengan pasangan, apalagi sampai berbagi wilayah kasur demi tidur yang merdeka dari gangguan sikutan tangan atau tendangan kaki pasangan.

2. Meningkatkan sistem imun

Tak sekadar berpelukan, saling memijat pasangan juga bermanfaat untuk memingkatkan sistem kekebalan tubuh atau sistem imun. Salah satu teknik pijat yang terkenal yakni Swedish massage terbukti memberikan manfaat beragam. Dilansir dari Health Line, studi pada 2010 menyebut ada peningkatan jumlah sel darah putih yang berfungsi melawan penyakit, menurunkan kadar hormon kortisol dan menurunkan kadar cytokines yang bisa menyebabkan peradangan.

Pijat ini memang memerlukan latihan khusus. Namun, orang dapat memijat pasangan dengan cara mirip dengan Swedish massage yakni dengan memijat, meremas serta menepuk pundak dan punggung.


3. Kurangi stres

Chaterine A. Connors, stress management coach dan terapis mengingatkan bahwa kontak fisik bisa menurunkan kadar stres. Kontak fisik antara lain berpelukan dan berciuman meningkatkan kadar hormon oksitoksin. "Reaksi kimia ini bisa mambantu mengurangi tekanan darah sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung, tapi ini juga bisa mengurangi stres dan cemas," katanya dikutip dari Shape.

4. Tidur lebih nyenyak

Rasa nyaman dan tenang kala berpelukan berimbas pada tidur nyenyak. Dilansir dari Sleep, wanita tidur lebih tenang saat bersama dengan pasangan begitu pula dengan pria. Tidur tenang di sini bisa berarti tidur dengan tak banyak bergerak atau tiduk tanpa mengorok.

5. Memperbaiki komunikasi dengan pasangan

Sentuhan memang salah satu cara untuk mengkomunikasikan emosi seperti cinta, rasa menghargai dan simpati pada pasangan. Kebahagiaan dan kesedihan pun juga bisa diungkapkan dengan sentuhan, termasuk dengan berpelukan. Menurut David Klow, terapis pernikahan dan keluarga asal Chicago, banyak orang ingin dimengerti dan komunikasi memang cara untuk menyampaikan empati dan pengertian.

Komunikasi nonverbal merupakan cara hebat untuk berkata pada pasangan bahwa orang mengerti dengan apa yang dirasakan pasangannya. Klow menyarankan pasangan untuk berpelukan sebagai bentuk komunikasi. (rah/rah)