Kemeja Daftar Capres Jokowi Laris Manis di Dunia Maya

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Senin, 13/08/2018 10:52 WIB
Kemeja Daftar Capres Jokowi Laris Manis di Dunia Maya Kemeja Jokowi Bersih, Merakyat, Kerja Nyata (CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kemeja Jokowi Bersih, Merakyat, Kerja Nyata yang dipakai saat pendaftaran sebagai calon presiden di KPU menimbulkan reaksi di kalangan warganet.

Kemeja putih Jokowi dengan slogan tulisan dan siluet mirip dirinya yang sedang menggulung lengan baju ini kini banyak diminati orang.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengklaim desain kemeja putih bertuliskan bersih, merakyat, kerja nyata itu memang ide dari Jokowi, sapaan Joko Widodo.



"Ya memang sepenuhnya dari Presiden. Jadi Presiden minta misalnya beberapa alternatif dibuatkan ini itu, tapi gagasannya seribu persen dari Presiden," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (10/8).

Gelombang antusiasme akan kemeja ini pun melanda dunia maya, khususnya instagram, dengan toko-toko pakaian serta sablon yang mulai menjual pakain yang mirip, lengkap dengan slogan di bagian depannya. 

[Gambas:Instagram]

Namun toko-toko kaos dan sablon ini tak cuma membuat slogan Jokowi dalam bentuk kemeja seperti yang dipakai Jokowi saat itu. Mereka lebih kreatif dengan menempelkan slogan tersebut dalam berbagai model busana, termasuk kaos oblong sampai sweater hoodie.

Peristiwa serupa sempat terjadi ketika Presiden RI itu mengenakan jaket bomber hingga sneaker, dengan banyak replikanya juga yang beredar di toko-toko online.

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Instagram]

Di Pilpres kali ini, Jokowi menanggalkan kemeja kotak-kotak yang jadi ciri khasnya pada Pilkada DKI 2012 dan Pilpres 2014. Sebelumnya, kepada CNNIndonesia.com, pengamat komunikasi politik Universitas Bunda Mulia Silvanus Alvin menilai kemeja putih dipilih Jokowi karena ingin memberikan batasan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang saat ini dipenjara karena kasus penistaan agama. (Baca selengkapnya di sini)

Selama ini, mantan Wali Kota Solo itu seringkali diserang isu politik identitas karena kedekatannya dengan Ahok. Kemeja itu, menurut Silvianus, juga jadi cara Jokowi ingin memberi kesan ke publik bahwa dia sudah melupakan kenangan bersama Ahok.




(chs/vws)