Rezaldi-Greysia Kini di Posisi Puncak Voting Fans Games

Kemenpar, CNN Indonesia | Selasa, 21/08/2018 15:33 WIB
Rezaldi-Greysia Kini di Posisi Puncak Voting Fans Games Rezaldi Hehanusa bergabung di timnas Indonesia sejak awal 2017, saat Timnas U-22 bertarung diajang SEA Games di Malaysia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pergeseran terjadi di puncak Voting Atlet Favorit Final Fans Games #PesonaAsianGames2018. Pesepakbola Rezaldi Hehanusa dan pebulungkis Greysia Polii kini menjadi pengumpul vote (suara) terbanyak.

Sampai Senin (20/8) pukul 08.00 WIB, pergerakan voting di atlet pria dan wanita sangat ketat.

Di bagian putra, pebulutangkis ganda putra Kevin Sanjaya yang selama beberapa minggu menguasai, kali ini dikalahkan Rezaldi Hehanusa, meski keduanya tak terpaut jauh. Di tabel terakhir, Kevin mengumpulkan 10.587 suara, sedang Rezaldi 10.878.


Peningkatan suara Rezaldi tidak terlepas dari aksi menawannya bersama Timnas U-23. Dalam beberapa pertandingan, timnas mampu meraih kemenangan atas Taiwan dan Laos. Timnas juga berhasil lolos dan menjadi juara dari grup A setelah mengalahkan Hong Kong pada Senin malam (20/8).

Persaingan seru juga terjadi di bagian atlet wanita. Pesilat Puspa Arum Sari yang selama beberapa pekan berada di atas, kali ini bergeser ke posisi 2. Puspa mendapat 10.669 suara, kalah tipis dari Greysia Polii dengan 10.674 suara.
Perolehan vote Greysia naik signifikan setelah tim nasional bulutangkis wanita sukses melaju ke perempat final.

Voting Atlet Favorit Final Fans Games #PesonaAsianGames2018, adalah kegiatan yang digelar Kementerian Pariwisata dan Genpi.co dengan tujuan untuk meramaikan Asian Games 2018.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, setelah sukses dengan pembukaan yang spektakuler, saatnya masyarakat Indonesia memberikan dukungan ke para atlet.

"Kita sudah melihat pembukaan yang spektakuler dan membuat bangga. Sekarang saatnya kita memberikan dukungan untuk atlet. Kita harus membuat Asian Games semakin bergelora. Sehingga, masyarakat menjadi antusias dan bersedia memenuhi venue," kata Arief.

Ia menjelaskan kehadiran masyarakat di venue memiliki nilai yang luar biasa.

"Secara pelaksanaan kita bisa sukses. Dan kehadiran masyarakat juga bisa memicu prestasi atlet. Dan ini yang kita semua harapkan," katanya.

Untuk itu, Kementerian Pariwisata mencari cara demi mengenalkan atlet-atlet yang akan bertanding.

"Bagaimana masyarakat mau datang kalau atletnya saja tidak kenal. Lewat Fans Games ini, kita mencoba mengenalkan mereka," paparnya.

Buat Anda yang ingin jagoan Anda terpilih jadi Atlet Favorit Fans Games, segara klik link genpi.co/vote/asiangames. Di situ ada nama 10 atlet pria dan 10 atlet wanita.

Berikut hasil voting sementara Atlet Favorit Pria dan Wanita Final Fans Games 2018, hingga Senin (20/8), pukul 08.00 WIB.

Atlet Favorit Wanita

1. Greysia Polii, Bulutangkis (10.674 suara)
Meski berdarah Manado, pebulutangkis Greysia Polii lahir di Jakarta pada 11 Agustus 1987. Untuk urusan prestasi, Greysia Polii sudah memiliki banyak trofi. Salah satunya medali emas Asian Games 2014 sektor ganda putri. Prestasi itu didapatnya saat berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari.

2. Puspa Arum Sari, Silat (10.669 suara)
Pesilat berjilbab ini adalah andalan perguruan PSHT. Puspa Arum Sari lahir di Jakarta, 10 Maret 1993. Meski menjadi atlet nasional, Puspa tetap mengutamakan pendidikan. Ia adalah lulusan Politeknik Negeri Jakarta, konsentrasi Desain Grafis (2011-2014). Salah satu prestasi terbaiknya adalah menjadi juara di Kejuraan Dunia Silat 2016.


3. Wewey Wita, Silat (7.694 suara)
Pesilat cantik andalan Indonesia ini lahir di Tangerang, 13 Februari 1993. Ia adalah peraih emas kelas B putri SEA Games 2017. Pada dua edisi SEA Games sebelumnya di Myanmar 2013 dan Singapura pada 2015, dia meraih perak. Ia pernah mengenyam pendidikan di PPLP Bandung. Sebelum menjadi pesilat, Wewey bercita-cita menjadi dokter.

4. Dellie Threesyadinda, Panah (3.739 suara)
Wanita yang akrab disapa Dinda ini, lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 12 Mei 1990. Ia adalah putri dari Denny Trisyanto dan atlet panahan senior Lilies Handayani.

Selama lebih dari 20 tahun kiprahnya di dunia panahan, Dinda telah menorehkan banyak prestasi, beberapa di antaranya, yaitu dua medali emas PON 2012, medali emas dan perak di SEA Games 2013, serta medali emas pada Archery World Cup Antalya 2016.

5. Mariska Halinda, Taekwondo (3.308 suara)
Lahir di Samarinda, 28 Maret 1994, Mariska adalah andalan cabang taekwondo kelas 53 putri. Kematangan Mariska sebagai atlet terasah saat ia melanjutkan sekolah ke SMA atlet Ragunan. Untuk urusan prestasi, Mariska adalah perain emas SEA Games 2017. Di level nasional, ia meraih medali emas Kyorugi-53 kilogram PON XIX/2016 Jawa Barat.

Atlet Favorit Pria

1. Rezaldi Hehanusa, Sepakbola (10.878 suara)
Pria yang akrab disapa Bule itu bergabung di timnas Indonesia sejak awal 2017, saat Timnas U-22 bertarung diajang SEA Games di Malaysia. Bule ikut membawa Indonesia meraih perunggu.

Bule mempunyai bakat bermain bola sejak kecil. Ia mulai bermain bola sejak duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar. Kala itu, Rezaldi bergabung bersama Sekolah Sepak Bola (SSB) Akademi Sepakbola Intinusa Olah Prima (AS-IOP), yang dirintis Almarhum Ronny Pattinasarani dan Urias.

Setelah itu, Rezaldi kembali bergabung dengan SBB Villa Pamulang Tangerang di tahun 2000. Karier sepakbolanya dimulai bersama klub amatir Persitangsel Tangerang Selatan pada 2013 hingga 2015. Pada tahun 2016, tim Persija membuka seleksi untuk posisi bek kiri. Bule yang ikut seleksi dinyatakan lolos dan langsung masuk skuat utama.

2. Kevin Sanjaya, Bulutangkis (10.587 suara)
Kevin Sanjaya adalah pebulutangkis ganda putra terbaik Indonesia saat ini. Dengan pasangannya Markus Gideon, Kevin menempati peringkat 1 dunia. Kevin lahir pada 2 Agustus 1996 di Banyuwangi, Jawa Timur. Oleh para fans, pasangan Kevin/Markus mendapat julukan Minions.


3. Iqbal Chandra Pratama, Silat (7.121 suara)
Pesilat andalan Kalimantan Timur ini terlahir di Lhoukseumawe, Aceh pada 12 Mei 1996. Iqbal tergabung di Perguruan Tapak Suci. Ia tercatat mengenyam pendidikan di program studi Hubungan Internasional Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur. Di Asian Games, Iqbal akan tampil di kelas D 60-65 kilogram.

4. Febri Haryadi, Sepakbola (5.096 suara)
Febri lahir di Bandung, 19 Februari 1996. Namanya mulai mencuat saat membela Persib Bandung pada ajang Piala Jenderal Sudirman 2015. Turun sejak menit awal, ia mampu mencetak gol ke gawang Persela Lamongan. Laga itu tak akan dilupakannya.

Pertandingan tersebut menjadi debutnya bersama tim senior. Waktu itu usianya masih 19 tahun. Pemain jebolan SSB PRO UNI Bandung ini bisa dibilang memiliki kemampuan di atas rata-rata bagi pemain seumurannya. Kariernya berkembang begitu cepat. Ia sudah memperkuat Persib U-21 ketika usianya 17 tahun.

5. I Gede Siman Sudartawa, Renang (1529)

Siman Sudartawa lahir di Klungkung, Bali, 8 September 1994. Ia lebih banyak melewatkan pendidikannya dengan home schooling. Namun, ia melanjutkan jenjang pendidikan di Perbanas. Performa I Gede Siman Sudartawa mulai diperbincangkan sejak SEA Games 2017. Kala itu, kegigihannya berbuah medali emas. Ia bahkan mampu memecahkan rekor SEA Games di nomor gaya punggung 50 meter. Siman mencatat waktu 25,20 detik. Ini menumbangkan catatan rekor sebelumnya. yaitu 25,27 detik milik perenang Singapura, Quah Zheng Wen. (stu)