Melirik Potensi Wisata di Pulau Pieh

ANTARA, CNN Indonesia | Rabu, 05/09/2018 09:38 WIB
Melirik Potensi Wisata di Pulau Pieh Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengelolaan konservasi perairan sangat diperlukan untuk menjaga kelangsungan ekosistem lingkungan dan biota laut, dan hal ini sangat dekat hubungannya dengan pariwisata.

Kepala Loka KKPN Pekanbaru, Yogi Yanuar, mengatakan peran pemerintah daerah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengembangkan potensinya. Karena secara ekonomi, pengelolaan kawasan konservasi untuk pariwisata bisa sangat menguntungkan.

"Ini sangat besar artinya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Yogi, seperti yang dikutip dari Antara, Rabu (5/8).


Sementara itu kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatra Barat, Yosmeri, menuturkan kawasan konservasi perairan di Sumbar terdiri dari Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) dan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD).


KKPN yang dikelola pusat terletak pada Taman Wisata Perairan Laut Pulau Pieh, sementara KKPD terletak pada tujuh kabupaten/kota yaitu Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Di kawasan KKPD ini dilaksanakan kegiatan perlindungan dan pelestarian hewan, serta kegiatan pelestarian ekosistem lingkungan pesisir dan laut," katanya.

Selain itu, dengan adanya kawasan konservasi ini juga akan memberikan manfaat bagi masyarakat daerah pesisir dengan membentuk kelompok peduli ekosistem dan biota laut.

Kawasan Konservasi Perairan Nasional Pulau Pieh yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, memiliki luas sekitar 39.900 hektare.


Pulau Pieh dan Perairan Sekitarnya mempunyai potensi bahari dan biota laut yang perlu dilindungi dan dapat dikembangkan untuk pemanfaatan wisata bahari.

Potensi yang dimiliki Pulau Pieh meliputi hamparan terumbu karang, topografi bawah laut yang unik, ikan karang, penyu, mangrove, biota laut lain, hingga pantai berpasir putih dan air laut yang jernih.

Keunikan lainnya dari Pulau Pieh yaitu daerah daratan di tengah pulau yang berupa lahan rawa yang langsung berhubungan dengan laut, dimana ketinggian air yang terdapat di rawa-rawa ini sangat dipengaruhi oleh pasang surut.

Daerah ini dapat dikembangkan sebagai aquarium alam yang sangat menarik bagi wisatawan.

Untuk menuju Pulau Pieh, dapat ditempuh dengan kapal motor cepat dari Pelabuhan Muara di kota Padang dengan waktu tempuh 30 menit, atau bisa juga melalui Pelabuhan TPI kota Pariaman yang memakan waktu 90 menit dengan menggunakan kapal.

(agr)