GenPI Kembali Lahirkan Destinasi Baru di Sumut

Kemenpar, CNN Indonesia | Kamis, 06/09/2018 17:12 WIB
GenPI Kembali Lahirkan Destinasi Baru di Sumut Arief Yahya menyebut destinasi digital berpengaruh mendatangkan wisatawan dari luar daerah. (Dok. Kementerian Pariwisata)
Jakarta, CNN Indonesia -- Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Sumatera Utara (Sumut) turut melahirkan destinasi digital baru melalui Pasar Jumpa Tengah, dengan konsep unik seperti permainan lawas dan kuliner yang khas untuk kaum milenial.

Pasar Jumpa Tengah telah diperkenalkan pada Minggu (9/9). Menurut Ketua GenPI Sumut, Fito Fitato, destinasi yang berada di Area GOR Asber Nasution, Tebing Tinggi, menawarkan paket komplit bagi kaum milenial.

"Ini baru soft launching. Dimana launching-nya akan dilaksanakan pada 16 September 2018. Tapi pasti kami akan kemas semaksimal mungkin. Pokoknya seru," ujar Fito.


Destinasi ini menawarkan spot-spot yang dijamin instagrammable, dan semuanya diatur sesuai kebutuhan kaum milenial. Adapun atraksinya dengan berbagai permainan lawas, seperti permainan enggrang, patok lele, gangsingan, yoyo, hingga congklak ditawarkan dalam destinasi ini.

"Ini sengaja kami hadirkan sebagai sebuah flash back bagi generasi milenial, di mana saat ini permainan rakyat seperti ini sulir ditemukan. Keseruan masa kecil tentunya menjadi nostalgia yang tak tergantikan," ungkap Fito.

Soal kuliner, ada kuliner khas Sumatera yang siap memanjakan pengunjung, seperti lemang susu, lemang srikaya, lontong pedas manis serta lainnya. Semuanya lezat dan harganya pun terjangkau.

"Kulinernya homie banget pokoknya. Soalnya kuliner ini disajikan oleh warga sekitar. Ini juga sebagai sebuah wujud untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Kami ingin destinasi ini berkontribusi aktif untuk membangun perekonomian masyarakat," ungkap Fito.

Kehadiran Pasar Jumpa Tengah tentunya akan membantu Kementerian Pariwisata yang menargetkan 100 destinasi digital tahun ini.

Sebelumnya, destinasi digital sudah hadir di banyak daerah, seperti Pasar Mangrove Batam, Pasar Baba Boen Tjit Palembang, Pasar Siti Nurbaya Padang, Pasar Tahura Lampung, Pasar Bekelir Tangerang, Pasar Kaki Langit Yogyakarta, Pasar Karetan Kendal, dan Pasar Pancingan Lombok.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun semakin yakin destinasi digital akan menjamur, bahkan destinasi digital ini ditulis oleh akademisi dan praktisi bisnis ternama sekelas Rhenald Kasali.

"Apakah ini akan berpengaruh mendatangkan orang luar. Buktinya setiap kita buat destinasi digital, ribuan orang datang ke sana. Mereka ini (GenPI) hebat karena telah memenuhi kebutan para netizen. Mereka ingin selfie, instagrammable," ujar Arief.

Arief Yahya menambahkan, kebutuhan seperti ini adalah kebutuhan untuk diakui tidak hanya terjadi di anak muda, tapi juga orang tua.

"Kalau ini meledak di anak muda dan Indonesia, maka akan meledak juga di dunia," tambah Arief. (akf/stu)