7 Destinasi untuk Menikmati 'Gap Year'

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 25/09/2018 21:01 WIB
7 Destinasi untuk Menikmati 'Gap Year' Pemandangan di Tokyo Bay, Jepang. (AFP PHOTO / Martin BUREAU)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pernahkah berpikir untuk melakukan 'gap year' sebelum terjun ke dunia kerja? Gap year adalah waktu senggang yang umumnya dilakukan sebelum memulai perjalanan karir.

Selain menjadi waktu rehat dari rutinitas, kesempatan ini juga bisa dimanfaatkan sebagai wadah pembelajaran di luar sekolah.

Indonesia menjadi salah satu negara yang kerap didatangi turis muda penjuru dunia untuk gap year.


Keberagaman budaya dan keindahan alam membuat mereka senang mengeksplorasi segara sudut Tanah Air.

Bali, Yogyakarta dan Jakarta menjadi beberapa kota yang ramai dijumpai turis gap year.

Dikutip dari Elite Daily pada Selasa (25/9), berikut adalah beberapa destinasi terbaik untuk menikmati gap year:

1. Australia

Australia dianggap sebagai salah satu negara terbaik untuk menghabiskan waktu gap year.

Selain itu, kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Negara Kanguru ini juga menjadi rumah bagi 250 kelompok berbahasa dari berbagai etnis lokal.

Hal tersebut tentunya dapat menjadi wadah pembelajaran yang tepat bagi para turis muda.

[Gambas:Instagram]

2. Montreal, Kanada

Menurut sebuah artikel yang dipublikasikan oleh TopUniversities.com, Montreal merupakan kota terbaik untuk para pelajar.

Di samping ramah pelajar, kota terbesar kedua di Kanada itu memiliki unsur budaya Perancis yang begitu kental sehingga kerap memikat turis.

Hal ini terbukti dengan begitu umumnya bahasa Perancis di lidah masyarakat Montreal.

Berbagai pilihan titik wisata seperti museum, pasar, festival hingga restoran dapat dengan mudah ditemukan di penjuru kota.

[Gambas:Instagram]

3. London, Inggris

Berbagai kemeriahan yang ditawarkan ibu kota Inggris menjadikan London salah satu destinasi terbaik untuk menikmati gap year.

Titik ramai wisatawan seperti Big Ben, Buckingham Palace hingga London Eye menawarkan keragaman wisata ala Inggris.

Terlepas dari kekayaan wisata, London terdiri dari beragam masyarakat dan budaya dengan lebih dari 300 bahasa dari berbagai etnis.

Dan kesempatan menetap di kota London akan memberi kesempatan mempelajari kekayaan budaya Inggris secara mendalam.

[Gambas:Instagram]

4. Guatemala

Berada di bagian Amerika Tengah, Republik Guatemala merupakan salah satu negara produsen kopi terbesar di dunia.

Walaupun ukurannya terbilang kecil, yakni sedikit lebih kecil dari Provinsi Kalimantan, Guatemala memiliki kekayaaan budaya dan alam yang tak kalah beragam dari negara lain.

[Gambas:Instagram]

5. Tanzania

Jika tantangan adalah hal yang dicari, Tanzania bisa menjadi negara pilihan untuk menghabiskan waktu gap year.

Tanzania atau yang resminya disebut Republik Bersatu Tanzania merupakan negara beriklim tropis yang terletak di bagian timur Afrika.

Bahasa nasional yang digunakan di negara ini ada Swahili, namun di beberapa lingkungan perekonomian, administrasi dan pendidikan tinggi negara banyak menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar.

[Gambas:Instagram]

6. Italia

Terletak di jantung Laut Mediterania, Italia adalah negara pilihan yang tepat untuk berwisata kuliner.

Tak heran jika banyak yang beranggapan bahwa Italia merupakan destinasi gap year terbaik bagi mereka yang berkecimpung di industri kuliner.

Selain lezatnya hidangan lokal, negara ini juga diwarnai oleh ragam seni, budaya dan sejarah khas yang tak bisa dilewatkan.

[Gambas:Instagram]

7. Jepang

Memiliki serangkaian budaya unik dan atraksi wisata mengesankan, keindahan negeri Jepang menarik wisatawan untuk melabuhkan diri.

Mulai dari Pulau Hokkaido hingga Pulau Kyushu, waktu berlibur yang singkat rasanya takkan cukup untuk menjelajahi penjuru negara ini.

Budaya masyarakat Jepang yang dikenal sangat disiplin bisa menjadi salah satu pembelajaran ketika menetap di negara kepulauan ini.

[Gambas:Instagram]

(fey/ard)