Mengenal Sedot Lemak Pipi yang Dilakukan Ratna Sarumpaet

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 03/10/2018 16:59 WIB
Mengenal Sedot Lemak Pipi yang Dilakukan Ratna Sarumpaet ilustrasi operasi plastik (Istockphoto/STEFANOLUNARDI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktivis dan aktris Ratna Sarumpaet akhirnya buka suara tentang dugaan penganiayaan dan operasi plastik yang dilakukannya.

Ratna mengakui melakukan operasi sedot lemak di bagian pipinya.

"Kedatangan saya ke situ karena kami sepakat dia menyedot lemak pipi kiri," kata Ratna dalam konferensi pers di rumahnya, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (3/10).



Dalam istilah dunia medis, operasi sedot lemak pipi kiri ini dikenal sebagai cheek liposuction. Sedot lemak pipi ini termasuk dalam bagian facial liposuction.

Apa sebenarnya operasi plastik sedot lemak pipi kiri yang dilakukan Ratna Sarumpaet?

Mengutip berbagai sumber, sedot lemak pipi adalah operasi pengangkatan lemak pipi atau lemak bukal. Operasi ini dilakukan untuk menghilangkan kelebihan lemak dalam jaringan di area pipi.

Ratna SarumpaetFoto: CNN Indonesia/Andry Novelino
Ratna Sarumpaet


Biasanya operasi sedot lemak pipi ini digunakan untuk membuat wajah terlihat lebih proporsional dan pipi jadi jadi lebih tirus.

Lemak di bagian pipi ini biasanya berada di bawah kulit atau di rongga pipi.


Dalam prosedurnya secara umum, dokter akan membuat dua sayatan di area mulut. Area pertama berada di dekat geraham, dan kedua di area belakang rongga pipi melewati otot buccinator.

Sayatan ini bertujuan untuk memudahkan dokter menjangkau bantalan lemak pipi.

Saat bantalan lemak terbuka, dokter akan menekan bagian luar pipi untuk menonjolkan bantalan lemak keluar. Bantalan inilah yang akan dipotong. Jumlah jaringan pipi dalam bantalan yang dibuang ini berbeda-beda, tergantung hasil yang diinginkan pasien.

Setelah hasil yang inginkan tercapai, maka bantalan lemak pipi yang tersisa akan dikembalikan ke posisinya sebelum dijahit.

Semua prosedur penghilangan lemak pipi ini akan menyebabkan beberapa efek samping misalnya nyeri, bengkak, dan susah mengunyah makanan. Rasa nyeri dan lebam seperti yang dirasakan Ratna Sarumpaet ini bisa berlangsung selama beberapa hari atau bahkan minggu.

Jika tak ada komplikasi atau masalah lain, orang yang melakukan sedot lemak ini bisa kembali beraktivitas normal setelah 4-5 hari. Namun untuk bisa melakukan aktivitas berat, butuh waktu pemulihan setidaknya 3-4 minggu.

Beragam prosedur pengurangan lemak pipi

Prosedur operasi plastik pengangkatan lemak pipi ini bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu sedot lemak biasa, lipoplasti, mesoterapi, dan buccal fat removal.

1. Sedot lemak
Mengutip berbagai sumber, sedot lemak dilakukan dengan mengangkat lemak dari pipi. Metode ini dilakukan dengan menyuntikkan cairan ke pipi. Cairan ini akan menghancurkan lemak di bagian pipi lalu mengeluarkannya.

Sedot lemak bisa mendatangkan efek samping misalnya bekas luka, bengkak, rasa tak nyaman, dan perih. Biasanya rasa tak nyaman ini akan mereda setelah satu minggu.

Selain butuh waktu untuk 'sembuh,' prosedur ini juga mengharuskan Anda untuk memiliki kulit elastis. Kulit yang tak elastis hanya akan membuat Anda butuh prosedur lainnya yaitu facelift agar kulit tak kendur setelah sedot lemak.


2. Mesoterapi
Mesoterapi juga jadi salah satu prosedur untuk mengecilkan pipi. Hanya saja prosedur ini melibatkan penggunaan obat tertentu ke dalam lapisan kulit dengan jarum yang kecil.

Obat-obatan seperti aspirin atau antibengkak juga harus dikonsumsi selama satu minggu sebelum prosedur dilakukan. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan pendarahan dan memar.

3. Lipoplasti
Teknik lipoplasti juga dilakukan untuk mengecilkan pipi. Lipoplasti atau ultrasonic assisted lipoplasty (UAL) dianggap lebih maju dibanding sedot lemak. Pasalnya prosedur ini dilakukan dengan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghancurkan lemak bawah kulit.

4. Buccal Fat Removal
Buccal Fat Removal ini merupakan tindakan operasi pengurangan lemak pipi dengan menghilangkan lemak di sekitar mulut.


(chs)