Angulas, Bayi Belut Termahal yang Punya Rasa Tak Sedap

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 25/10/2018 07:26 WIB
Angulas, Bayi Belut Termahal yang Punya Rasa Tak Sedap Angulas (Zarateman via Wikimedia Commons (CC-Zero)
Jakarta, CNN Indonesia -- Umumnya, semakin mahal harga makanan, semakin menjanjikan rasa yang dihadirkan. Namun, hal itu tak berlaku untuk makanan asal Spanyol yang satu ini.

Makanan bernama angulas ini justru tetap laku terjual mahal meski memiliki rasa yang tak sedap. Angulas bahkan menjadi salah satu makanan termahal di Spanyol.

Dalam bahasa Spanyol, 'angulas' berarti 'bayi belut'. Bentuknya kecil dan licin. Saat dimakan, angulas bahkan tak memiliki rasa sama sekali.



Berlendir dan terlihat seperti cacing lemas di atas piring adalah tekstur tepat untuk menggambarkan angulas. Meski begitu, tapi tetap saja orang rela membayar ratusan euro untuk menyantap sepiring angulas di restoran mewah.

Dahulu kala, angulas merupakan makanan ternak untuk ayam dan babi. Beberapa bukti menunjukkan bahwa angulas juga merupakan makanan pokok untuk kaum pekerja kelas bawah di utara Spanyol.

Namun, kini angulas dijual dengan harga mencapai 1.000 euro atau lebih dari Rp17 juta per kilo. Tentunya, hanya orang kaya saja yang mampu membeli angulas.

Mahalnya harga angulas ini disinyalir disebabkan oleh faktor kelangkaan. Bayi belut ini kian langka lantaran sungai yang dibendung, degradasi lingkungan, dan penangkapan ikan yang berlebih. Kelangkaan ini membuat orang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk mencicipi rasa angulas yang berlendir itu.


"Mereka (angulas) tidak memiliki rasa atau warna, tidak ada apa pun, mereka bahkan tidak berbau. Tetapi ada dua pria di sini yang memesan setengah kilo, 500 euro, orang yang punya banyak uang yang membelinya," kata chef Rodrigo García Fonseca, dikutip dari Oddity Central. Dia merupakan kepala juru masak di restoran Basque di Madrid yang menjual angulas.

Ada beragam cara untuk menyajikan angulas ini. Namun, resep yang paling populer adalah mengolahnya dengan menggoreng bawang putih dan cabai merah serta minyak zaitun. Meski tak memiliki rasa, angulas tetap dicari oleh orang-orang kaya di Spanyol. (ptj/asr)