CATATAN PERJALANAN

Santai di Bibir Tebing Uluwatu

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 26/01/2019 14:10 WIB
Santai di Bibir Tebing Uluwatu Tamu bersantai di kolam renang Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Santai di Bibir Tebing Uluwatu

Pilihan Tempat Menginap

Supir mobil saya menyebut kalau Nusa Dua sebagai tempat liburan mewahnya bapak-bapak, sementara Uluwatu sebagai tempat liburan mewahnya mas-mas. Ia dengan yakin mengatakan hal tersebut karena ada hotel yang bertarif Rp35 jutaan per malam di sini.

Tapi jangan takut jangan khawatir, karena turis kelas menengah ngehe seperti saya juga tetap bisa bermalam di Uluwatu dengan harga terjangkau.


Sama seperti kawasan Seminyak atau Canggu, ada banyak tempat menginap berharga murah meriah yang bisa diinapi. Tak sedikit juga tempat penginapan berkonsep hostel, karena banyaknya turis yang datang seorang diri atau bergerombol hanya untuk berselancar di sini.

Pokoknya dengan dana mulai dari Rp250 ribuan turis sudah bisa bermalam di Uluwatu. Kalau masih ingin lebih murah datang beramai-ramai dan sewa vila dengan dua atau tiga kamar seharga Rp1 jutaan per malam.

Dalam perjalanan ke Bali kemarin, saya menyempatkan liburan ke Uluwatu dan bermalam di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa.

Santai di Bibir Tebing UluwatuSuasana hotel di malam hari. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Meski judulnya bintang lima namun tarif bermalam hotel yang masih berada dalam jaringan Marriott International ini masih terbilang bersahabat, apalagi saat ini mereka masih memberi banyak harga promo.

Kamar paling murah bertipe Deluxe Room seharga Rp2,3 juta per malam. Fasilitasnya kasur ukuran king, bathtub dan balkon.

Sedangkan kamar paling mahal bertipe Presidential Villa seharga Rp20 juta per malam. Fasilitasnya dua kali lipat dari kamar tipe Deluxe Room plus kolam renang.

Apapun jenis kamarnya, seluruh tamu bisa menikmati fasilitas serba memanjakan di sini.

Santai di Bibir Tebing UluwatuKolam renang berkonsep tanpa batas. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Yang ingin berenang ada dua kolam renang untuk diceburi. Tinggal memilih mau pemandangan tebing atau bukit. Kedua memiliki konsep tak berbatas alias infinity pool.

Kolam renang yang berpemandangan bukit merupakan sudut favorit saya di sini. Selain suasananya lebih syahdu terdapat juga bar di tepinya dengan bartender yang seru diajak berbincang.

[Gambas:Instagram]

Bagi yang masih ingat menjaga kesehatan ada ruang olahraga yang buka 24 jam dan ruang spa.

Sedangkan yang membawa anak kecil ada taman beserta ruang bermainnya.

Jangan takut kehausan atau kelapan, karena Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa memiliki empat pilihan tempat makan yakni Pool Bar, R Bar, Clay Craft dan Double Ikat.

Pool Bar dan R Bar dikhususkan bagi mereka yang ingin ngopi atau nyemil.

Sementara itu Clay Craft dan Double Ikat dikhususkan bagi mereka yang ingin makan berat. Clay Craft biasa dibuka untuk sarapan dan makan siang, Double Ikat dibuka untuk makan malam.

Santai di Bibir Tebing UluwatuSuasana restoran Clay Craft. (CNN Indonesia/Safir Makki)


Selain makan-makan, tamu juga mengikuti kelas pembuatan tembikar yang seru di Clay Craft. Tembikar dari tanah liat bukan cuma sekadar pajangan, karena sebagian besar peralatan makan di sini terbuat dari tembikar yang berbentuk unik.

Jika Clay Craft punya tembikar, maka Double Ikat punya tema kain tenun. Seluruh ruangan di sini dirancang bagai dalam pabrik tenun, mulai dari taplak meja sampai sekat antar mejanya.

Santai di Bibir Tebing Uluwatu [EMB]Suasana restoran Double Ikat. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Soal rasa Double Ikat sudah pasti juaranya. Bagi yang selama ini pesimis dengan rasa makanan Indonesia di hotel berbintang maka perlu mampir ke sini.

Untuk menikmati sepiring lengkap Sup Buntut, pengunjung harus merogoh kocek Rp200 ribu. Namun porsi dan rasanya sangat setara dengan uang yang harus dibayarkan.

Di setiap mejanya juga disediakan cobek beserta ulekan, sebagai atraksi bikin sambal yang diperagakan langsung oleh para pelayan Double Ikat.

Tinggal dipilih jenis sambal yang ingin dinikmati dan tingkat kepedasannya, maka mereka dengan senang hati membuatkannya sekaligus memberikan informasi mengenai makanan apa saja yang cocok dipadukan dengan sambal tersebut.

Menginap dua hari satu malam di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa menjadi pengalaman yang mengesankan bagi saya selama berwisata di Uluwatu.

Keramahan staf dan kelengkapan fasilitas di dalamnya juga membuat hotel megah nan teduh ini terasa bagai rumah yang nyaman untuk diinapi.

Sebagai informasi, selain di Indonesia jaringan hotel ini juga membuka cabang di Thailand, Jepang, Mesir, Jerman, Spanyol, Inggris sampai Kepulauan Karibia.

2 dari 2