K2 Lebih Menantang Ketimbang Everest

CNN Indonesia | Rabu, 30/01/2019 12:35 WIB
K2 Lebih Menantang Ketimbang Everest Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/Easyturn)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi para pendaki, bisa dipastikan puncak Everest adalah tujuan yang paling diidam-idamkan. Tak jarang mereka berjuang untuk mewujudkan mimpinya, mulai dari berlatih fisik hingga menyisihkan uang untuk biaya perjalanan.

Secara kenyataan Everest memang puncak tertinggi di dunia, namun jalur menuju Everest dirasa jauh lebih ringan bagi mereka yang juga sudah menamatkan K2 si gunung tertinggi kedua di dunia.

K2 adalah gunung tertinggi ke-2 di dunia yang terletak di perbatasan antara Pakistan dan China. K2 adalah puncak tertinggi di pegunungan Karakorum yang merupakan salah satu bagian dari Himalaya.


Gunung K2 memiliki ketinggian 8611 meter di atas permukaan laut (mdpl), atau hanya terpaut 237 meter lebih rendah dari Gunung Everest.

K2 kerap dijuluki 'Gunung Biadab' karena cuacanya lebih ekstrim ketimbang Everest.

Mengutip adventurestats, sampai saat ini K2 baru berhasil didaki oleh 299 orang dan telah menelan 77 korban jiwa.

Pendaki terakhir yang berhasil mencapai puncak K2 adalah Andras Kassik dan Alar Sikk, yang berasal dari Estonia. Mereka menamatkan pendakian pada pertengahan tahun 2018.

[Gambas:Instagram]

Nama tak resmi untuk K2 adalah Godwin Austen, yang diambil dari nama orang yang pertama kali mencapai puncaknya.

Untuk mendaki K2, biasanya para pendaki lebih memilih melalui sisi Pakistan ketimbang China yang jauh lebih sulit dan berbahaya.

Perlengkapan untuk mendaki K2 sama dengan yang dibutuhkan dengan mendaki Everest. Tabung oksigen dan treking pole adalah dua hal yang tidak boleh dilewatkan, selain perlengkapan penting lain. (agr)