Studi: Polusi Udara Tingkatkan Risiko Disfungsi Ereksi

CNN Indonesia | Jumat, 08/02/2019 09:13 WIB
Studi: Polusi Udara Tingkatkan Risiko Disfungsi Ereksi Ilustrasi (djonet sugiarto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polusi udara di kota-kota besar seperti Jakarta seakan jadi kawan akrab para pengguna jalan. Paparan polusi tak pernah absen saat Anda beraktivitas di jalanan.

Polusi jelas menimbulkan masalah kesehatan. Buat pria, ini bisa jadi masalah besar. Selain mengakibatkan berbagai masalah kesehatan seperti gangguan pernapasan, paparan polusi juga dapat mengganggu aktivitas ranjang seorang pria.

Studi anyar menemukan, paparan polusi berlebih berisiko membuat pria mengalami disfungsi ereksi alias impotensi.


"Untuk pertama kalinya penelitian mengungkapkan dampak buruk paparan asap kendaraan pada kemampuan penis untuk ereksi," ujar peneliti.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine ini melakukan eksperimennya pada 40 ekor tikus. Studi ini membuktikan paparan asap kendaraan dapat mengurangi pasokan darah ke alat kelamin.

Sebanyak 40 tikus itu dibagi ke dalam empat kelompok. Kelompok pertama adalah mereka yang bersih dari paparan polusi. Sedangkan tiga grup lainnya mendapatkan paparan asap kendaraan dalam rentang waktu berbeda, di antaranya dua jam, empat jam, dan enam jam setiap hari selama tiga bulan.

Hasilnya, kelompok yang terpapar asap selama empat dan enam jam mengalami disfungsi ereksi. Disebutkan, kemampuan mereka untuk ereksi menurun secara signifikan.

"Kami berspekulasi bahwa mekanisme dasar VE (vehicle exhaust atau asap kendaraan) mendorong disfungsi ereksi dikaitkan dengan peradangan sistemik, disfungsi paru, dan pengurangan aktivitas oksida nitrat dalam corpus cavernosum (batang penis)," tulis peneliti. (els/asr)