Gramping, Tren Liburan Seru Bersama Kakek Nenek

CNN Indonesia | Jumat, 10/05/2019 03:59 WIB
Gramping, Tren Liburan Seru Bersama Kakek Nenek Ilustrasi. (Istockphoto/mixetto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di kota besar peralatan elektronik, seperti telepon genggam atau tablet, dijadikan mainan bagi si kecil. Keasyikan bermain video game atau menonton video animasi membuat anak-anak seakan punya dunia sendiri.

Wisata alam bersama keluarga menjadi kegiatan langka di zaman semodern ini. Komunikasi dari hati ke hati semakin jarang dilakukan, bukan cuma antara anak dan orang tua, tapi juga anak dan kakek neneknya.

Selain wisata bersama ayah ibu, anak sebenarnya juga butuh melakukan hal yang sama dengan kakek neneknya. Kegiatan ini bisa membuat hubungan antara kakek, nenek, dan cucu lebih akrab, menghapus jarak antar generasi yang terlampau jauh.



Boomer Magazine, seperti yang dikutip dari Travel and Leisure pada Rabu (8/5) menyebut kegiatan tersebut sebagai gramping alias grandparents camping atau kemah bersama kakek nenek.

Dalam gramping, ayah ibu tak akan ikut serta, karena hanya kakek nenek yang akan menemani anak.

Sarah Gilliland, orangtua yang belum lama ini menyelenggarakan gramping untuk anaknya, mengatakan kalau kegiatan tersebut sangat menyenangkan.

"Orangtua bisa sedikit bersantai di rumah, sementara kakek nenek bisa bersenang-senang bersama cucunya di alam bebas," katanya.


Gramping tak melulu soal berkemah di alam bebas. Durasinya juga tak perlu terlalu lama.

Jangan lupa juga kalau rangkaian kegiatannya tak perlu terlalu berat, sehingga kakek nenek tidak terasa kelelahan.

Jill Bondy, seorang nenek yang belum lama ini mengajak dua cucunya wisata kapal pesiar, mengatakan kalau gramping memberinya kesempatan mengenal cucunya lebih dekat dan lebih dalam.

"Kami melakukan kegiatan yang seru seperti bermain basket, ping pong, dan banyak kegiatan lain yang sarat interaksi dan komunikasi," katanya.


[Gambas:Video CNN]
(agr/ard)