Halalbihalal Bermakna Muamalah dalam Islam

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 05/06/2019 14:08 WIB
Halalbihalal Bermakna Muamalah dalam Islam Ilustrasi halalbihalal. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Halalbihalal merupakan tradisi unik yang hanya ada di Indonesia. Tradisi ini dilakukan umat Islam dengan berkumpul dan saling bermaaf-maafan di momen Hari Lebaran.

Istilah halalbihalal muncul dari salah seorang pendiri Nadhlatul Ulama, KH Wahab Chasbullah, untuk menyatukan Indonesia yang dilanda banyak konflik pasca-kemerdekaan. Sejak saat itu, halalbihalal bertransformasi dan digunakan hampir seluruh umat Muslim di Indonesia saat Hari Raya Idulfitri.

Meski hanya dilakukan di Indonesia, keberadaan halalbihalal penting bagi kehidupan umat Islam. Ahli agama Islam Syafiq Hasyim menilai, halalbihalal penting untuk muamalah.


Muamalah adalah hubungan manusia dalam interaksi sosial sesuai dengan syariat Islam.

"Pentingnya halalbihalal itu sebagai muamalah. Karena dengan halalbihalal kita bisa saling bertemu dan juga saling meminta maaf atas kesalahan perilaku dalam kehidupan sehari-hari," kata Syafiq kepada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu jelang Lebaran.

Syafiq menyebut, halalbihalal juga penting karena memanfaatkan hari baik untuk saling memaafkan kesalahan yang sering kali luput di hari biasa.

Menjaga dan memperbaiki hubungan baik sesama manusia dengan saling memaafkan juga terdapat di dalam Alquran. Seperti dalam surat Al Anfaal ayat 1 yang berbunyi:

"Maka bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu."

Dalam surat An Nisaa ayat 114, Allah juga menjanjikan pahala yang besar bagi orang yang mengadakan perdamaian. Allah juga menjanjikan orang yang mengadakan perdamaian hati yang tenang dan dihilangkan rasa sedih.

[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)