"Dengan catatan, segala kegiatan ada kaitannya dengan kebudayaan Betawi," ujar staf Pelayanan Informasi dan Edukasi UPK PBB Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi DKI Jakarta, Roni yang ditemui di Jakarta, Rabu (19/6).
Menurut Roni, sebagai persyaratan warga tinggal membawa proposal rencana kegiatan ke kantor UPK PBB di Zona A Perkampungan Budaya Betawi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
UPK PBB tidak membatasi wilayah mana yang ingin digunakan dalam penyelenggaraan acara. Namun dia berpesan untuk selalu menjaga kebersihan.
"Semua wilayah akan kita izinkan asal sebisa mungkin jangan buang sampah makanan sembarangan," ujar dia.
"Kalau mau, kita juga bisa menyediakan katering nasi kotak dengan menu makanan khas Betawi supaya mempermudah. Cuma ada harga khusus," kata Roni.
Roni mengaku UPK PBB tak mempermasalahkan bila panitia acara ingin menyediakan konsumsi sendiri, asal menunya harus berupa makanan khas Betawi.
Roni mengatakan ketentuan soal katering ini semata-mata agar penggiat UMKM makanan khas Betawi di seluruh Provinsi DKI Jakarta ikut terangkat perekonomiannya.
"Karena UPK PBB mempunyai tupoksi dalam rangka pelestarian dan pengembangan budaya Betawi. Jadi apa saja yang terkait itu, kami dukung," kata Roni.
Lihat juga:Menyambangi 'Setu' di Selatan Jakarta |
[Gambas:Video CNN]
(ard)