7 Panduan Parenting dari Harvard University

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 25/07/2019 09:52 WIB
7 Panduan <i>Parenting</i> dari Harvard University Ilustrasi (Foto: Stocksnap/Leeroy)
Jakarta, CNN Indonesia -- Memiliki anak yang berkepribadian baik, sopan, pengertian, dan peduli merupakan impian setiap orang tua. Agar anak menjadi pribadi yang baik, diperlukan bimbingan orang tua dalam masa-masa awal kehidupan mereka.

Salah satu universitas tertua dan terbaik di dunia, Harvard University mengeluarkan panduan mendidik anak menjadi pribadi yang baik. Panduan dibuat berdasarkan hasil studi pengembangan manusia.

Berikut 7 panduan mendidik anak menjadi pribadi yang baik dari Harvard University.


1. Habiskan waktu bersama
Habiskan waktu bersama dengan anak secara teratur. Di saat yang sama, cobalah kembangkan percakapan-percakapan yang bermakna dengan anak.

Menghabiskan waktu bersama secara teratur akan membuat anak belajar untuk peduli dan mencintai. Tunjukkan kasih sayang, perhatian yang tulus, kegiatan yang mendorong, dan memuji prestasi atau capaian anak.

Ajukan pula pertanyaan terbuka agar tercipta percakapan yang berarti. Kegiatan ini diharapkan dapat membuat anak meniru dan menerapkannya saat bersama orang lain.

2. Jadi teladan dan mentor
Anak akan menghargai apa yang diperintahkan kepada mereka, jika mereka melihat Anda melakukan hal yang sama. Jadi, perhatikan baik-baik cara Anda mempraktikan nilai-nilai seperti kejujuran dan kerendahan hati, agar anak mengikutinya.

Beri tahu anak ketika Anda membuat kesalahan dan bicarakan dengan mereka bagaimana memperbaikinya. Beri tahu mereka bahwa penting untuk memberi tahu orang yang dipercayai saat membutuhkan nasihat atau bantuan dan dorong mereka untuk selalu memperhatikan orang lain.

3. Menjadi baik dan peduli
Sampaikan pada anak bahwa menjadi peduli dan baik adalah prioritas utama, bukan hanya di rumah, tapi juga di sekolah dan lingkungan sekitar. Minta bantuan guru di sekolah, untuk mengecek apakah anak sudah berperilaku demikian.

Arahkan anak untuk menyelesaikan masalah dengan memikirkan orang lain yang akan terpengaruh dengan tindakan mereka.

4. Berikan tanggung jawab
Berikan anak tanggung jawab seperti membantu menyelesaikan pekerjaan rumah. Ini akan menjadi kesempatan bagi mereka untuk peduli pada rutinitas sehari-hari. Juga, ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada anak.

Terus beri motivasi untuk menjadikan rasa terima kasih kepada orang lain sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

5. Buka pemahaman anak
Anak-anak biasanya peduli pada keluarga dan lingkup pertemanan yang lebih kecil. Untuk memperluas pemahaman mereka, cobalah untuk berbicara tentang orang lain dan berbagai tantangan yang dihadapi oleh orang-orang.

Diskusikan masalah dan berikan mereka ide, seperti cara yang dapat dilakukan untuk membantu dan memperbaiki masalah yang ada. Ajak-lah mereka untuk mendengarkan orang lain, terutama orang yang mungkin berbeda dari mereka, untuk menumbuhkan pemahaman dan kasih sayang.

6. Mengambil tindakan
Ketika dihadapkan pada suatu masalah, bantu anak dengan berbicara dan mengambil tindakan. Dorong mereka untuk bekerja dengan orang lain agar dapat menyelesaikan masalah.

Cobalah menerjemahkan minat anak untuk membuat mereka tertarik membantu. Misalnya, jika anak menyukai binatang, mereka dapat menjadi sukarelawan di tempat penampungan.

7. Menyelesaikan konflik
Dorong anak untuk mengidentifikasi perasaan mereka dan bantu mereka untuk mengontrol dan mengelolanya, seperti mengambil napas panjang untuk bisa berpikiran tenang. Bantu pula mereka untuk menyelesaikan konflik dengan tetap memahami perasaan mereka dan orang lain.

[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)