Cara Menghilangkan Rasa Cemas dan Gelisah Berlebihan

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 29/11/2019 14:59 WIB
Cara Menghilangkan Rasa Cemas dan Gelisah Berlebihan Penting untuk mengetahui cara mengatasi rasa cemas berlebih agar terhindar dari masalah kesehatan mental dan fisik (Foto: Istockphoto/PeopleImages)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rasa cemas, khawatir, gelisah adalah perasaan normal yang dialami semua manusia. Wajar untuk mengkhawatirkan utang yang belum dibayar, menghadapi wawancara kerja, nasib masa depan, kencan pertama, dan sebagainya. Namun hal ini bisa diantisipasi dengan mengetahui cara menghilangkan rasa cemas dan gelisah.

Rasa cemas sendiri menjadi tidak wajar apabila terjadi berlebihan, terus-menerus, dan sulit dikendalikan. Cirinya, setiap saat Anda akan mudah khawatir mengenai skenario terburuk, ketakutan akan sesuatu hal yang belum terjadi, sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari.


Melansir situs ReachOut.com, rasa cemas adalah hasil reaksi biologis tubuh ketika menghadapi stres atau tekanan. Sebagaimana ketika kita hendak melakukan wawancara kerja atau dikejar anjing, sistem saraf bekerja melepaskan adrenalin alias hormon yang mendorong energi, alias hormon yang sama ketika kita deg-degan bermain wahana ekstrem di tempat hiburan.


Sudah banyak penelitian menunjukkan bahwa rasa cemas dan gelisah berlebih tidak hanya mengganggu kesehatan mental, tetapi juga fisik. Cemas sebenarnya tidak buruk, tapi efek yang ditimbulkan berdampak negatif bagi tubuh dan tak terkendali.

Misalnya saja, seseorang yang mengalami kecemasan akan rusak kualitas tidurnya, kekebalan tubuh berkurang, risiko gangguan stres meningkat, bahkan memicu risiko kematian akibat penyakit jantung.

Untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan itu, mulailah dengan mengantisipasinya. Berikut cara mengatasi rasa cemas dan gelisah berlebihan, dikutip dari berbagai sumber.

1) Tenangkan diri

Menarik napas dalam dalam akan membuat pikiran tenang dan mengurangi stres. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)

Meski terdengar sulit, cobalah untuk tetap santai dan jangan berpikiran yang tidak-tidak. Tak perlu memaksakan diri, justru orang yang mencoba menekan pikiran dan perasaan mereka akhirnya malah akan menjadi lebih tertekan. Melansir huffpost.com, orang yang menerima dan tetap tenang memiliki tingkat depresi yang lebih rendah dan kurang stres. Karenanya, ketika sedang dalam kondisi tertekan ingatlah untuk jangan terjebak dalam perasaan cemas dan tetap positif.

Cemas memang reaksi alami ketika dilanda stres. Tidak jarang, cemas menimbulkan efek tidak nyaman pada tubuh yakni berkeringat, tangan menjadi dingin, sakit perut, kepala menjadi tegang, pandangan kabur.

Untuk membantu merilekskan tubuh, lakukan meditasi, melakukan peregangan, ngobrol dengan teman, maupun jalan-jalan sebentar. Lakukan hal yang bisa membuatmu rileks sehingga tubuh bisa kembali terkontrol dan merasa lebih baik.

Mengutip situs Forbes, teknik yang praktis dan mudah dilakukan cemas saat kerja adalah menarik napas dalam-dalam. Ini sama manfaatnya dengan yoga. Bedanya, yoga yang satu ini dapat dilakukan di meja kerja, di tengah kemacetan, atau di mana pun kamu berada.

Menarik napas dalam-dalam memengaruhi kerja sistem saraf sehingga tubuh jadi lebih tenang dan memberikan waktu bagi tubuh untuk memikirkan respons di bawah tekanan. Alhasil, kita tak terburu-buru mengambil keputusan walau dalam tekanan. 

2) Jangan hiraukan omongan orang
Tak jarang rasa cemas timbul dari penilaian buruk orang lain. Kritik yang menyinggung mengawang-awang di kepala sehingga rentan membuat kita takut untuk melangkah.

Penilaian buruk orang lain sebenarnya timbul dari dalam kepala kita sendiri yang banyak dipengaruhi usia, kultur, nilai, maupun keyakinan yang dianut. Penilaian orang lain memang penting untuk pengembangan potensi, namun jangan biarkan omongan orang lain yang tidak benar memperburuk asumsimu sehingga menjadi hambatan untukmu.


3) Kurangi kecanduan online

Cara Menghilangkan Rasa Cemas dan Gelisah Berlebihan [EBG]Orang yang kecanduan peranti teknologi dan media sosial akan cenderung mudah cemas ketika jauh dari barang tersebut. (Foto: smalox/Thinkstock)

Jika Anda menghabiskan sebagian besar waktu dengan gadget dan men-scroll media sosial untuk fungsi hiburan, coba pikirkan kembali apakah kebiasaan tersebut benar-benar bermanfaat atau tidak.

Sebuah studi yang dilakukan Anxiety UK menunjukkan bahwa sebagian besar orang akan merasa khawatir atau tidak nyaman jika berada jauh dari media sosialnya. Oleh karenanya, coba lakukan hal positif lain dan bangun kendali pada diri Anda atas ketergantungan online, bukan sebaliknya.

4) 
Sibukkan diri

Cara Menghilangkan Rasa Cemas dan Gelisah Berlebihan [EBG]Ketimbang membiarkan pikiran melayang mencemaskan hal-hal yang belum terjadi, lebih baik sibukkan diri Anda dengan membaca buku atau melakukan hal-hal bermanfaat yang disukai (Foto: robarmstrong2/Pixabay)

Terlibat dalam kegiatan yang menyenangkan dapat mengalihkan pikiran dan mencegah kembalinya ingatan mengenai pengalaman menyakitkan. Dengan membuat tubuh dan pikiran menjadi sibuk dan banyak aktivitas, Anda tak akan punya waktu untuk mudah mencemaskan hal-hal kecil.

Habiskan waktu dengan melakukan kegiatan yang Anda suka seperti hobi, berkumpul dengan teman, berberes rumah, atau hal bermanfaat lainnya sebagai cara menghilangkan rasa cemas atau gelisah.

5) Mengelola emosi dengan jujur pada diri sendiri
Kenali kelebihan-kekurangan diri dan dalam situasi apa yang bisa memicumu cemas, misalnya tumpukan kerjaan yang tak kunjung selesai, mendapat tugas khusus dari bos, meja berantakan, atau tidak maksimal dengan hasil pekerjaan.

Perhatikan polanya dan pelajari cara mengantisipasinya untuk di lain hari dengan kelebihan atau hal yang bisa kamu lakukan.

Melansir Huffington Post, langkah utama menghadapi rasa cemas adalah mengenali potensi dan keterbatasan diri. Tak perlu malu untuk mengakui keterbatasan diri. Mengingat, segala yang dipaksakan itu tidak baik.

Pekerja yang dilanda kecemasan seringkali disebabkan karena selalu menerima pekerjaan tanpa henti dan tidak memiliki deadline yang realistis. Sebaiknya jujur pada bos tentang batasan atau kekurangan dirimu untuk dapat keluangan waktu dan beban pekerjaan. Dengan begitu pekerjaan yang kamu selesaikan akan maksimal dan bila pekerjaan selesai sebelum tenggat waktu, akan memberikan kesan yang baik.

6) Ciptakan suasana sukses


Cara Menghilangkan Rasa Cemas dan Gelisah Berlebihan [EBG]Menciptakan suasana yang sukses dimulai dengan mengubah kebiasaan buruk dan ada perbaikan diri dari perubahan tersebut. (Foto: AFP PHOTO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Rich Fury)

Ubah pola hidup yang selama ini kurang baik, misalnya hindari begadang, kurangi mengonsumsi kafein dan makan makanan tidak sehat, selalu berpikiran buruk, dan sebagainya. Menurut penelitan, dengan mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baru yang lebih baik, ada kecenderungan untuk meraih sukses.

Menciptakan kebiasaan baru akan meningkatkan kualitas hidup seseorang. Mulailah dari kebiasaan yang paling mudah dilakukan. Sebab semakin sulit tentu semakin kecil kemungkinan Anda untuk melakukannya. Ingatlah bahwa kebiasaan kita merupakan hasil dari apa yang kita lakukan setiap hari.


Itulah 6 cara menghilangkan rasa cemas dan gelisah. Meski semuanya perlu waktu dan pembiasaan, namun jika dilakukan konsisten Anda akan mendapatkan manfaatnya. Pada awalnya mungkin rasa cemas masih mendominasi, namun cobalah untuk tidak frustrasi dan rileks.

Jika pikiran Anda tenang, itu bakal melatih kebiasaan mental baru yang bisa membantu melepaskan diri dari rasa cemas berlebihan (vid/fef)


BACA JUGA