Cara Menghilangkan Stres buat Si Penggila Kerja

Tim, CNN Indonesia | Senin, 21/10/2019 12:33 WIB
Cara Menghilangkan Stres buat Si Penggila Kerja Salah satu cara menghilangkan stres buat si penggila kerja adalah menghindari pikiran negatif. (Foto: Milada Vigerova)
Jakarta, CNN Indonesia -- Psikolog Bryan Robinson menyebut bahwa gila kerja termasuk masalah kesehatan mental karena 'imbalan positif' yang diterima hanya bersifat sementara. Oleh karenanya setiap pekerja perlu tahu cara menghilangkan stres agar tidak terganggu kesehatan mental dan tubuhnya.

Motivasi seseorang menjadi penggila kerja sendiri sangatlah beragam. Ada yang memang karena ekspektasi posisi dan karier yang tinggi, demi stabilitas finansial, maupun pelampiasan atas hal lain.

Padahal, disadari atau tidak, bekerja keras mati-matian malah kontraproduktif dengan apa yang diinginkan.



Memforsir diri dengan bekerja berdampak buruk bagi fisik dan psikis. Sering sakit, sistem imun menurun, insomnia, gangguan kecemasan, dan stres bisa muncul akibat kebanyakan bekerja.

Banyak bukti juga menunjukkan bahwa penggila kerja memiliki karakteristik atau ciri yang sama dengan pecandu narkoba atau alkohol. Sebab mereka memiliki kecenderungan melakukan sesuatu yang dampaknya merusak diri.

Penggila kerja akan selalu bersemangat melakukan pekerjaan namun sering termotivasi oleh perasaan negatif seperti rasa bersalah, tuntutan yang tinggi, dan paksaan.

Nah jika perasaan negatif dan stres itu tak segera diatasi, tak hanya pekerjaan yang terancam, tetapi juga kesehatan. Apabila Anda tengah mencoba melepaskan diri dari jerat kecanduan bekerja namun mengalami sedikit kesulitan, berikut 7 cara menghilangkan stres yang perlu diingat oleh si penggila kerja, dilansir dari beberapa sumber.

1) Menghindari stres dengan menenangkan diri

Tips Menghindari Stres buat Si Penggila KerjaMenarik napas panjang sama dengan melakukan meditasi. Lakukan berulang kali agar cemas menghilang dan tenang. (Foto: sapphire_penguin/Pixabay)

Menenangkan diri di bawah tekanan besar memang bukan perkara mudah. Tapi tidak ada salahnya untuk dicoba yakni dengan menarik napas panjang dan lakukan berulang kali. Psikolog bisnis dan penulis Success Under Stress Sharon Melnick menyatakan teknik menenangkan diri dengan menarik napas panjang sama efektifnya dengan yoga. Bedanya, cukup dilakukan di meja kerja.

Menurut Melnick, teknik menarik napas bagaikan tombol pause, memberikan waktu lebih untuk diri memikirkan respons tepat menanggapi sebuah tekanan. Ingat, hal tersulit sekali pun tak bisa teratasi dengan emosi dan di bawah kondisi stres. 

2)  Istirahatkan otak dan tubuh
Mungkin merencanakan liburan seperti ke pantai atau jalan-jalan ke tempat wisata lain di akhir pekan bukanlah hal yang buruk. Liburan memang dianggap bisa menyegarkan pikiran dan melepaskan stres setelah sekian lama bekerja. Kendati demikian, berlibur juga lebih memungkinkan tubuh Anda lelah karena bepergian.

Ada baiknya luangkan waktu untuk istirahat. Biarkan otak dan tubuh menikmati waktu senggang dengan bersantai. Menikmati waktu libur dengan bersantai sangat penting untuk meningkatkan produktivitas. Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa rasio work-to-break yang ideal adalah 52 menit kerja diikuti dengan istirahat 17 menit.

Pekerja yang membiarkan otak bersantai cenderung mengalami lebih sedikit stres dan lebih efisien dalam menyelesaikan tugas pekerjaan, meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, memicu kreativitas, dan jantung berdenyut lebih normal.

3) Hindari pikiran dan lingkungan negatif
Melansir Forbes, dalam satu hari terdapat sekitar 60 ribu pikiran lalu lalang di kepala seseorang. Mulai dari pikiran terhadap diri sendiri, penilaian orang lain, dan kondisi sekitar. Agar tak berubah menjadi tekanan dan pikiran negatif, tak perlu memusingkan kata maupun persepsi orang lain, yang penting tetap berpikiran positif dan terus melakukan hal produktif.


4)  Jangan makan siang di meja kerja
Cara Menghilangkan Stres buat Si Penggila Kerja [EBG] Makan siang sambil mengetik mungkin membuat kerja lebih efisien. Padahal tak ada salahnya luangkan waktu 30 menit untuk makan di kantin bersama teman sambil bersosialisasi atau ngobrol ringan. Dengan begitu, pikiran akan menjadi santai, stres berkurang, dan bisa memulai pekerjaan dengan lebih baik. (Foto: Picjumbo/Viktor Hanacek)

Mengutip huffpost.com, jangan sepelekan istirahat makan siang di sela waktu bekerja Anda. Istirahat makan siang adalah waktu yang tepat untuk 'me-recharge' otak. Beranjak dari kursi dan menjauh dari meja kerja Anda dapat membantu meningkatkan produktivitas, mengurangi stres, dan mencegah obesitas.

Sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini menemukan bahwa orang yang selalu makan di meja kerja lebih cenderung kelebihan berat badan. Terlebih, para ahli sepakat bahwa menyantap makan siang dengan rekan kerja dan klien di kantin misalnya, dapat menjadi cara yang bagus untuk membangun jaringan dan memajukan karier Anda.

5) Penggila kerja harus bisa mengatur skala prioritas

Kerjaan yang menumpuk kadang malah membuat fokus bekerja hilang. Rasanya ingin sekali semua diselesaikan sekaligus dengan cepat. Padahal melakukan pekerjaan dengan multitasking tak akan efektif yang justru menimbulkan perasaan tertekan dengan banyaknya target yang harus dicapai. Alhasil, tak satu pun pekerjaan tuntas dengan maksimal.

Berdasarkan artikel Business Insider Singapore, mengurangi atau bahkan menghindari melakukan pekerjaan secara bersamaan merupakan cara mempertahankan konsentrasi dan menghilangkan stres. Sebab multitasking dapat mengganggu konsentrasi, kualitas kerja, dan kapasitas memori otak.

Untuk itu, buatlah daftar prioritas pekerjaan sehingga pekerjaan selesai dengan hasil maksimal dan efektif.

6) Jangan bosan mencatat

Mencatat menghindari melupakan hal-hal kecilOrang yang bekerja selama berjam-jam rentan terpecah konsentrasinya. Dengan mencatat menghindari atau meminimalisasi lupa terhadap hal-hal kecil. (Foto: Reuters/Bobby Yip)

Sekilas terkesan tak penting, namun kebiasaan mencatat adalah jurus melawan atau cara menghilangkan stres. Catatan kecil mengenai detail pekerjaan membantu mengangkat satu-satu beban pekerjaan dan menghindari hal-hal yang terlupakan. Melansir situs Psychology Today, menulis tak sekadar mencatat namun memproses ide dan informasi.

7) Jalani hidup sehat
Si pecandu kerja yang sibuk sepanjang hari kerap melupakan kondisi tubuhnya. Demi terus produktif, makan sehat dan tidur cukup bukan lagi prioritas. Jika sudah begitu, pecandu kerja rentan sakit dan stres. Pekerja yang mengalami stres berlebih akan cenderung memiliki emosi tak stabil dan menjalani pola hidup tidak sehat, seperti merokok, begadang, makan asal-asalan, mengonsumsi obat-obatan.

Pastikan Anda memiliki pelarian yang tepat dengan menjalani berolahraga dan istirahat cukup setidaknya 7 jam supaya terhindar dari stres. Meskipun penggila kerja, pekerjaan dan kesehatan tetap seimbang.

Itulah 7 cara menghilangkan stres bagi penggila kerja. Bagaimana pun, meski sulit tips di atas merupakan cara yang paling mungkin dilakukan tanpa harus mengganggu karier. Jika Anda mencoba menerapkan beberapa atau bahkan semuanya dan menjadikannya kebiasaan, kualitas hidup Anda akan lebih baik, terhindar dari stres, dan mengembalikan kebahagiaan seperti semula.

(vid/fef)