5 Penyebab Sering Ngaret yang Harus Dihindari

dei & Grab Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 12/08/2019 15:39 WIB
5 Penyebab Sering Ngaret yang Harus Dihindari Ilustrasi jam. (Pixabay/Tentes)
Jakarta, CNN Indonesia -- Siapa yang tidak kesal ketika harus menunggu berjam-jam karena orang yang sedang ditunggu tak kunjung datang? Padahal sebelumnya sudah menentukan waktu janjian dan akan melakukan hal bersama. Waktu maupun acara harus berantakan karena ada yang datang terlambat.

Nah, kebiasaan suka terlambat itu kerap disebut sebagai ngaret.

Kebiasaan ngaret ini ternyata bukan hanya terjadi oleh masyarakat Indonesia, lho. Kebiasaan ini dianggap wajar dilakukan oleh setiap manusia di belahan bumi mana pun. Namun apa saja sih penyebab orang ngaret atau datang terlambat? Berikut 5 penyebab seringnya terlambat.




1. Suka menunda
Salah satu penyebab orang terlambat adalah menunda mengerjakan pekerjaan yang seharusnya dituntaskan saat itu juga. Imbasnya, pekerjaan menumpuk karena tugas baru terus berdatangan, sementara tugas sebelumnya belum terselesaikan.

Menganggap remeh menyelesaikan tugas ini bisa menghambat produktivitasmu. Seseorang yang suka menunda-nunda pekerjaan dan menyepelekannya berujung pada kewalahan.

2. Gagal memperkirakan waktu

5 Penyebab Sering NgaretSetidaknya kamu bisa memperkirakan waktu untuk bersiap-siap sekaligus estimasi durasi perjalanan yang ditempuh, sehingga tidak ngaret dan membuat orang lain harus menunggu. (Foto: Skitterphoto/Pixabay)

Tidak semua orang bisa memperkirakan waktu dengan tepat. Kebiasaan terlambat sering disebabkan karena mengerjakan banyak hal dalam satu waktu (multitasking). Hal ini membuat mereka susah untuk fokus dengan apa yang mereka tengah kerjakan. Menurut sebuah penelitian, sebanyak 40 persen orang menghadapi kendala seperti ini.



3. Mengikuti orang lain
Kebiasaan ngaret yang terkesan terjadi di mana-mana ini akibat ditiru oleh banyak orang. Ada beberapa orang berpikiran, saat datang on time dan orang lain telat, maka orang yang datang tepat waktu merasa dirugikan. Nah, agar merasa impas dan tidak rugi, mereka juga akan mengikuti orang lain untuk datang telat dan menganggapnya sebagai hal yang biasa.

4. Kurang empati

5 Penyebab Sering NgaretIlustrasi empati. Kita harus memahami perasaan maupun kesibukan orang lain, sehingga mereka tidak merasa dirugikan akibat ulah kita yang datang terlambat. (Foto: Suzanne Plunkett)

Menunggu seseorang yang suka terlambat memang bukanlah sesuatu yang menyenangkan. Meskipun tidak ada yang salah jika seseorang memiliki sifat yang santai dan cenderung tidak terburu-buru. Tapi, tidak ada salahnya mencoba mengerti perasaan orang lain yang menunggu. 

5. Tidak menerapkan sikap disiplin
Sikap disiplin seharusnya ditanam sejak kecil dan diterapkan hingga dewasa oleh semua orang. Namun, sebagian orang masih saja sulit untuk memahami sebuah kedisiplinan, terutama waktu. Jika seseorang tidak memiliki kontrol yang baik atas waktu dan berperilaku, pada tahap selanjutnya ia juga akan malas melakukan hal yang produktif. Terlebih, akan rentan menyalahkan keadaan sebagai alasan untuk tidak disiplin waktu.

Untuk para pejuang #AntiNgaret, kamu gak perlu khawatir lagi karena GrabBike hadir untuk membantu kamu mengejar berbagai hal yang berarti bagi kamu, setiap harinya!

Sebelum itu, buat kamu yang suka ngaret, yuk mulai lebih menghargai diri sendiri dan orang lain dengan menjadi orang yang lebih tepat waktu! Nantikan informasi lebih lanjut mengenai program #AntiNgaret persembahan GrabBike, atau kunjungi Instagram Grab, @GrabID.

(fef)