Solusi Hindari Macet agar Tak Dianggap Tukang Ngaret

Grab Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 10/08/2019 20:28 WIB
Solusi Hindari Macet agar Tak Dianggap Tukang Ngaret Puncak kemacetan biasanya terjadi di pagi dan sore hari, yakni ketika jam berangkat dan pulang kerja. Untuk menghindarinya, ada solusi agar tidak terjebak macet. (Foto: Dok. Grab)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hidup di ibu kota pastinya tidak terlepas dengan fenomena kemacetan yang sudah pasti jadi makanan sehari-hari. Puncak kemacetan biasanya terjadi di pagi dan sore hari, yakni ketika jam berangkat dan pulang kerja. Jika pada pagi hari puncak kemacetan berlangsung pada pukul 7 hingga 8, sementara pada jam pulang kerja berkisar pukul 5 hingga 6 sore hari. Kemacetan juga biasanya bertambah parah pada hari-hari tertentu seperti Senin dan menjelang weekend.

Nah, untuk menghindari kemacetan yang akan membuatmu datang terlambat, di bawah ini ada enam solusi yang bisa kamu lakukan agar tidak terjebak antrean kendaraan yang mengular.




1. Atur waktu
Jika kemacetan sering terjadi pada pukul 7 pagi hari, maka kamu harus menghindari berangkat pada jam tersebut. Kamu harus berangkat lebih awal, misalnya satu jam sebelumnya atau pergi setelah jam-jam padat kendaraan. Dengan estimasi waktu yang kamu miliki, maka kamu akan terhindar dari macet yang panjang dan melelahkan.

2. Gunakan aplikasi navigasi GPS

Solusi Hindari Macet agar Tak Dianggap Tukang NgaretMenggunakan aplikasi GPS sangat bermanfaat untuk menghemat waktu perjalanan karena akan terhindar dari macet. (Foto: google maps)

Setel aplikasi penunjuk jalan seperti Google Maps atau Waze pada smartphone. Kedua aplikasi tersebut dapat membantu pengendara mengetahui titik mana saja yang terjadi kemacetan. Dengan begitu, kamu bisa menghindari titik rawan dan menunjukkan rute tercepat yang bisa ditempuh agar cepat sampai tujuan.



3. Cari jalan alternatif
Hal yang menyebabkan kemacetan bukan saja terjadinya pemadatan kendaraan pada satu titik. Bisa juga terjadi akibat kecelakaan dan sebagainya. Nah, untuk menghindarinya kamu butuh jalan alternatif yang bisa digunakan untuk pergi ke tempat yang kamu tuju. Jalan alternatif ini biasanya merupakan jalan-jalan kecil yang tidak banyak orang ketahui atau hanya bisa dilalui oleh kendaraan tertentu seperti motor, sehingga kamu bisa memanfaatkan hal tersebut.

4. Dengarkan radio

Solusi Hindari Macet agar Tak Dianggap Tukang NgaretSelain berfungsi untuk hiburan, radio juga bermanfaat untuk mendapatkan kabar teraktual seperti informasi kemacetan (Foto: Plixs/splitshire)

Ketika berkendara khususnya menggunakan mobil, biasanya orang akan menyalakan radio. Bukan hanya untuk mendengarkan lagu dan memberimu semangat di pagi hari, siaran radio juga biasanya memberikan informasi mengenai kondisi lalu lintas terkini di daerahmu. Dengan begitu kamu bisa menyesuaikan rute jika perlu untuk menghindari kemacetan yang terjadi di beberapa titik.

5. Naik transportasi umum
Memilih untuk naik transpotasi umum adalah cara terbaik yang bisa kamu lakukan untuk menghindari macet. Macet biasanya disebabkan karena volume kendaraan yang melonjak sehingga menyebabkan kepadatan. Naik transportasi umum akan memberikan kamu beberapa keuntungan, di antaranya menghemat uang, tenaga, dan waktumu, sekaligus memberikan dampak baik bagi lingkungan yakni mengurangi polusi asap kendaraan bermotor.

6. Menggunakan sepeda atau sepeda motor

Solusi Hindari Macet agar Tak Dianggap Tukang NgaretDengan menggunakan motor ketimbang mobil, membuatmu lebih cepat sampai ke tempat tujuan. (Foto: Dok. Grab Indonesia)

Jika jarak tujuan kamu terbilang dekat, kamu bisa menggunakan sepeda kayuh yang ramah lingkungan dan membuat badanmu sehat. Atau juga bisa pergi ke kantor menggunakan ojek online seperti Grab yang jika dibandingkan dengan mobil dapat sedikit mengurangi kemacetan.

Apa pun kendaraannya, tetap harus berhati-hati, ya!

(fef)