Hal yang Perlu Diketahui saat Pertama Kali ke Spanyol

CNN Indonesia | Kamis, 15/08/2019 19:01 WIB
Hal yang Perlu Diketahui saat Pertama Kali ke Spanyol Pemandangan wisata di Pulau Mallorca, Spanyol. (AFP PHOTO / JAIME REINA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Negara yang berbeda juga berarti memiliki kebudayaan yang berbeda. Saat mendatangi negara lain ada baiknya jika mengetahui hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan di negara tersebut.

Terdiri dari 17 wilayah dengan keunikan yang berbeda-beda, Spanyol bukan hanya sekedar negara biasa. Penduduk yang tinggal di negara ini sangat berbeda satu dan yang lainnya dan cenderung tidak mau disamakan.

Salah satunya jangan pernah menyamakan orang-orang Catalan dengan sebutan orang Spanyol, dijamin mereka tidak akan berbicara dengan Anda lagi.


Berikut beberapa hal yang perlu diketahui saat pertama kali ke Spanyol:


1. Pahami daerah yang akan didatangi

Hal yang paling dasar dan wajib untuk dilakukan adalah mencari tahu tentang daerah yang akan didatangi. Seperti yang dikatakan sebelumnya, negara Spanyol terbentuk dari berbagai kebudayaan yang berbeda.

Jika adu banteng merupakan hal yang biasa di tempat lain, tidak untuk daerah Catalonia. Pada tahun 2010 pemerintah kota sempat melarang kegiatan adu banteng sebelum akhirnya dianulir oleh Konstitusi Spanyol pada tahun 2016.

Walau telah dianulir, pertandingan adu banteng terakhir dilakukan pada tahun 2011.

2. Bukan hanya bahasa Spanyol

Para wisatawan sering kali salah mengira bahwa Spanyol hanya menggunakan bahasa Spanyol saja. Namun yang mengejutkan adalah terdapat enam bahasa resmi yang digunakan di negara ini.

Kelima wilayah yang ada di Spanyol masing-masing memiliki bahasa mereka sendiri, meski bukan berarti mereka tidak mengerti bahasa Spanyol.

Orang-orang yang berada di Catalonia menggunakan bahasa Catalan. Di Galicia menggunakan Galician.

Pada San Sebastian dan Bilbao yang termasuk dalam wilayah Basque menggunakan bahasa Basque.

Aragonese, Asturian dan Leonese juga menggunakan bahasa mereka masing-masing.

3. Siapa bilang siestas menyenangkan

Beberapa daerah di Spanyol memiliki rutinitas bernama 'siestas' yang dilakukan tiap harinya.

Siestas sendiri merupakan periode waktu setelah makan siang (berlangsung dua sampai tiga jam) dimana seluruh toko akan tutup dan orang-orang akan beristirahat. Entah itu untuk pulang ke rumah, tidur, atau sekedar minum kopi bersama teman.

Selain beberapa tempat yang memang dikhususkan untuk wisatawan, tidak akan mudah untuk menemukan toko yang buka.

Hal ini tentunya akan membuat wisatawan bingung harus melakukan apa pada periode waktu tersebut. Selain itu waktu jalan-jalan juga akan menjadi terbatas dan tidak efektif.

Jika tidak tahu harus melakukan apa, lebih baik ikut melakukan siestas sebelum melanjutkan perjalanan nantinya.

4. Tidak semua orang berbahasa Inggris

Meskipun berada di benua Eropa, namun tidak banyak orang Spanyol yang fasih berbahasa Inggris.

Mungkin di kota besar penuh turis seperti Barcelona dan Madrid wisatawan masih dapat menemukan banyak orang yang berbahasa Inggris, namun jika sudah berada di kota kecil (bukan kota utama) akan lebih sulit untuk menemukan orang yang dapat berbicara bahasa Inggris.

Meski demikian bukan berarti komunikasi tidak bisa terjalin sama sekali. Masyarakat lokal akan mencoba membantu jika wisatawan membutuhkan sesuatu meskipun dengan kalimat yang terbata-bata.

5. Bersiap untuk tidur larut malam

Masyarakat Spanyol sangat suka bersosialisasi. Umumnya orang-orang di negara ini akan menghabiskan malam mereka dengan berbincang-bincang sambil minum alkohol bersama teman atau kerabat mereka.

Hampir setiap bar dan restoran buka sampai larut malam pada tiap harinya. Untuk akhir minggu bahkan tempat-tempat ini tidak akan tutup sampai matahari kembali muncul

Jadi jika wisatawan ingin lebih mendekatkan diri dengan para lokal, dapat mencoba untuk datang ke restoran pada malam hari dan bergabung dengan orang-orang di sana.


6. Jangan harap bisa makan malam cepat

Waktu makan di Spanyol jauh lebih lama dibanding negara lainnya. Memulai hari dengan sarapan ringan (atau hanya kopi), makan terbesar dilakukan pada saat makan siang.

Setelah makan siang antara pukul 14.00 sampai 16.00, mereka akan memakan makanan ringan setelah itu. Sebelum akhirnya makan malam pada pukul 21.00 lebih.

Jadi jangan harap dapat menemukan restoran yang buka pada pukul 18.00. Selain restoran untuk para wisatawan, restoran lainnya baru akan membuka toko mereka pada pukul 20.00.

7. Kontak fisik dan tatapan adalah hal yang biasa

Jangan merasa aneh jika bertatapan dengan orang asing di jalan atau transportasi umum. Hal ini adalah hal yang sangat lumrah terjadi. Bukan berarti orang tersebut tertarik atau apapun, namun mereka hanya ingin melihat Anda.

Terlebih lagi kontak fisik seperti ciuman di pipi dianggap sebagai hal yang sopan untuk dilakukan pada kenalan dan teman.

8. Musim panas sangat menyiksa

Bagi yang tidak kuat cuaca panas sebaiknya memikirkan ulang rencana ke Spanyol.

Berpergian pada bulan Juli dan Agustus mungkin terdengar menarik karena merupakan libur musim panas. Namun suhu yang sering menyentuh 40 derajat Celsius sering kali membuat orang-orang tidak kuat untuk berjalan di luar ruangan.

Selain itu karena bulan Agustus juga merupakan liburan musim panas bagi warga Spanyol maka akan banyak toko-toko yang tutup.

Tetapi tempat wisata besar seperti taman bermain dan museum tetap akan buka seperti biasa.



(kia/ard)