Kebakaran Amazon, H&M Setop Penggunaan Kulit dari Brasil

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 06/09/2019 11:17 WIB
Kebakaran Amazon, H&M Setop Penggunaan Kulit dari Brasil Merespons kebakaran Hutan Amazon, H&M bakal setop penggunaan kulit asal Brasil untuk produk fesyennya. (Reuters/Denis Sinyakov/)
Jakarta, CNN Indonesia -- Raksasa mode H&M bakal menyetop penggunaan kulit asal Brasil sebagai bahan pembuatan produk fesyennya. Langkah ini dilakukan merespons kebakaran Hutan Amazon yang telah memicu perhatian dunia.

"Kebakaran hebat di Hutan Amazon membuat kami memutuskan untuk menyetop sementara penggunaan kulit yang berasal dari Brasil," ujar H&M, Kamis (5/9), mengutip AFP.

Larangan tersebut akan berlaku untuk sementara waktu. Saat ini, pihak H&M tengah menunggu verifikasi mengenai keterlibatannya dalam kerusakan lingkungan di Hutan Amazon.


"Larangan akan aktif sampai ada jaminan untuk memverifikasi bahwa penggunaan kulit tak berkontribusi [terhadap kebakaran hutan]," ujar H&M. Perusahaan yang berbasis di Swedia tersebut khawatir bahwa industri kulit yang berasal dari peternakan hewan di Brasil berkontribusi terhadap kebakaran Hutan Amazon.

Mengutip Reuters, ekspor kulit menjadi salah satu yang utama di Brasil. Negara itu mengekspor kulit sapi senilai US$1,44 miliar pada tahun 2018. Pasar ekspor terbesarnya adalah Amerika Serikat, China, dan Italia.

Tak jelas seberapa besar pengaruh industri kulit terhadap deforestasi Amazon. Namun, para peneliti meyakini bahwa industri kulit sedikit banyak berkontribusi dengan banyaknya penebangan pohon untuk digunakan di padang rumput. Laporan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) pada 2016 menyebutkan, 80 persen deforestasi di Brasil terkait dengan peternakan.

Kebakaran Amazon, H&M Setop Penggunaan Kulit dari BrasilIlustrasi. Kebakaran Hutan Amazon memicu kemarahan dunia dan mendorong banyak pihak untuk bergerak. (REUTERS/Bruno Kelly)

Kebakaran yang melanda sebagian besar hutan hujan terbesar di dunia itu telah memicu kemarahan global. Sejumlah negara tengah berupaya membantu mengatasi kebakaran tersebut.

Presiden Brasil, Jail Bolsonaro telah menandatangani dekrit untuk melarang adanya aktivitas pembakaran di negaranya selama dua bulan ke depan.

H&M menjadi salah satu perusahaan mode terkemuka yang mengatakan komitmennya dalam menangani perubahan iklim. Di dalam perbincangan iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), H&M bersama dengan puluhan negara lainnya berkomitmen untuk turut berpartisipasi mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030 mendatang.

Sebanyak 43 perusahaan sepakat untuk memprioritaskan penggunaan material ramah lingkungan dan transportasi rendah karbon.

Sebelumnya, VF Corporation--perusahaan mode yang menaungi sederet brand seperti Vans, Timberland, dan masih banyak lagi--mengumumkan tak akan lagi membeli kulit dari Brasil. Pengumuman itu disampaikan atas kekhawatiran mereka tentang kehancuran paru-paru dunia tersebut.

[Gambas:Video CNN] (asr/asr)