Manfaat Tai Chi, Kuatkan Otot hingga Cegah Penyakit Kronis

CNN Indonesia | Jumat, 15/11/2019 05:13 WIB
Manfaat Tai Chi, Kuatkan Otot hingga Cegah Penyakit Kronis Ilustrasi beladiri Tai Chi. (BridgeClimb Sydney/Handout via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tai chi adalah ilmu beladiri asal China yang fokus pada keseimbangan energi chi dalam tubuh manusia. Tai chi dikenal sebagai ilmu beladiri unik karena gerakannya yang lambat, tidak menunjukkan kekuatan, dan tampak menyerupai senam.

Tai chi juga dikenal sebagai ilmu beladiri yang memiliki manfaat terapeutik atau penyembuhan terhadap tubuh manusia dalam setiap latihannya. Sejumlah penyakit kronis bahkan diklaim mampu dicegah jika rutin melakukan latihan tai chi. 


Dalam bahasa Tiongkok, tai chi berarti tinju tingkat tinggi, pukulan tanpa batas, atau pukulan halus. Istilah tingkat tinggi, tanpa batas, atau halus dimaksudkan sebagai penggunaan tenaga energi chi yang dianggap punya daya kekuatan di atas tenaga otot atau tenaga biasa.


Sampai sekarang tai chi masih menjadi latihan fisik yang paling umum dilakukan orang dewasa di negara tirai bambu tersebut. Sekilas mungkin tai chi mirip dengan yoga karena berupaya untuk mencapai keseimbangan tubuh, melibatkan meditasi, dan melatih teknik pernapasan. Manfaatnya pun mirip-mirip. Namun sejatinya keduanya berbeda.
 
Tai chi menekankan gerakan yang lambat dan konstan (liquid motion) dan berakar dari budaya China. Sementara yoga berfokus pada pose tubuh dan berasal dari India Utara.

Seperti olahraga dan jenis meditasi lainnya, tai chi juga memiliki berbagai manfaat yang baik untuk dilakukan kapan pun dan oleh siapa saja. Dilansir dari berbagai sumber, berikut beragam manfaat tai chi bagi kesehatan tubuh.


1. Memperbaiki kualitas tidur
Manfaat Tai Chi, Kuatkan Otot hingga Cegah Penyakit KronisTai chi mampu meningkatkan kualitas tidur dan mengatasi insomnia pada orang sehat maupun penderita penyakit kronis. (Foto: iStock/Vera_Petrunina)

Sebuah penelitian pada 2016 mengevaluasi manfaat tai chi qigong (TCQ) pada orang tua dengan gangguan kognitif. Hasilnya menunjukkan ada peningkatan kualitas tidur dan kondisi mental yang lebih baik daripada orang-orang yang sama sekali tidak melakukan tai chi qigong.

Lebih dari 25 persen orang tua dengan gangguan kognitif menderita gangguan kualitas tidur. Sebelumnya pencarian jenis olahraga yang tepat untuk meningkatkan kualitas tidur malam hari terus dilakukan. Namun, karena kekuatan fisik tak mendukung, banyak orang tua dengan gangguan kognitif tidak dapat melakukan olahraga tertentu.

Oleh karena itu, pengembangan program latihan yang disesuaikan dengan kondisi mental dan fisik menjadi penting. Hasil pengamatan menunjukkan kecenderungan positif pada peserta yang melakukan tai chi dua kali seminggu selama dua bulan. Mereka merasakan tidur yang lebih nyenyak, meningkatnya durasi dan efisiensi tidur, serta memperbaiki kesehatan mental.

2. Mencegah asma kambuh
Manfaat Tai Chi, Kuatkan Otot hingga Cegah Penyakit KronisTai chi mengutamakan latihan pernapasan yang dipercaya bisa mengurangi kebutuhan obat penderita asma atau sesak napas (Foto: Istockphoto/ Catinsyrup)

Mengutip telegraph, tai chi fokus pada melatih teknik pernapasan sehingga cocok untuk penderita asma. Di Thailand, pasien asma mendapat pelajaran Tai Chi mingguan ditambah sebagai 'pekerjaan rumah' (PR) harian.

Setelah enam minggu, penelitian mencoba membandingkan kapasitas bernapas, kemampuan pencegahan terhadap asma, dan kualitas hidup dengan kondisi subjek sebelum program. Penelitian tersebut menguatkan bahwa pengidap asma mengalami peningkatan kesehatan secara signifikan setelah melakukan latihan pernapasan.

Banyak pengidap asma yang tertarik untuk mencoba metode terapi non-obat tersebut untuk mengurangi gejala asma. Bahkan sejumlah studi lain menunjukkan bahwa latihan pernapasan dapat membantu mengurangi kebutuhan terhadap obat pereda sesak sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup penderita asma.

3. Mengurangi fibromyalgia
Fibromyalgia adalah kondisi umum yang menyebabkan nyeri kronis pada seluruh tubuh. Hingga kini masih belum diketahui penyebab pasti fibromyalgia. Terlebih obat-obatan yang ada sering tidak efektif dan menyebabkan efek samping.

Perawatan non-obat seperti olahraga kemudian menjadi alternatif penyembuhan fibromyalgia. Tetapi kendalanya banyak penderita fibromyalgia yang merasakan sakit dan super kelelahan, membuat aktivitas fisik menjadi sekadar angan-angan. Meski begitu, penelitian menunjukkan bahwa melakukan tai chi intensitas rendah dan lambat menunjukkan peningkatan kesehatan fisik.

Studi sebelumnya membandingkan dua kelompok yang mengikuti jenis olahraga berbeda yakni aerobik dan tai chi. Kelompok aerobik melakukan latihan intensitas sedang 2 kali seminggu selama 6 bulan, sementara kelompok lainnya belajar dan berlatih tai chi untuk satu atau dua kali seminggu selama 3 sampai 6 bulan. Hasilnya, tai chi lebih efektif bagi penderita fibromyalgia. Tai chi merupakan pilihan terbaik bagi penderita fibromyalgia karena minim risiko terluka dan cedera.

4. Menghilangkan stres
Salah satu manfaat tai chi adalah mengurangi stres dan kecemasan. Berdasarkan studi pada 2018, tai chi sama efektifnya dengan olahraga untuk mengelola stres yang diakibatkan oleh gangguan kecemasan.

Sebab tai chi merupakan kombinasi meditasi, konsentrasi, dan mengutamakan teknik pernapasan yang memberikan efek menenangkan, sehingga latihan ini dianggap lebih ampuh dibandingkan olahraga lainnya.

Latihan tai chi juga tak membutuhkan biaya mahal serta mudah dilakukan dan aman sehingga cocok untuk meningkatkan ketenangan dan melepas stres bagi mereka yang setiap harinya sibuk bekerja.

5. Membangkitkan mood
Manfaat Tai Chi, Kuatkan Otot hingga Cegah Penyakit KronisBerlatih tai chi dapat berangsur-angsur mengurangi gejala kecemasan dan depresi karena memperbaiki sistem saraf dan hormon pengatur suasana hati. (Foto: Jedidja/Pixabay)

Selain meredakan stres, tai chi juga bisa membangkitkan suasana hati (mood) ketika sedang sedih atau depresi. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa perpaduan gerakan yang lambat dan pernapasan yang dalam memberikan efek positif pada sistem saraf serta membantu meregulasi hormon yang berkaitan dengan suasana hati.

6. Meningkatkan kekuatan otot dan sendi
Manfaat Tai Chi, Kuatkan Otot hingga Cegah Penyakit KronisOrang yang rutin melakukan tai chi tentu akan membuat sendi-sendinya terlatih sebab tai chi menekankan pentingnya postur dan gerakan yang tepat. (Foto: Istockphoto/VladimirFLoyd)

Merujuk psychcentral.com, pasien lansia yang melakukan latihan tai chi secara rutin menunjukkan peningkatan fungsi fisiologis seperti otot dan sendi. Keduanya memengaruhi kontrol keseimbangan, fleksibilitas, dan ketahanan (endurance).

Meski para peneliti mengatakan agak sulit menyatakan kesimpulan tegas, bagaimanapun seseorang yang berlatih tai chi akan membuat sendi-sendinya terlatih. Latihan tai chi menekankan pentingnya postur dan gerakan yang tepat untuk melindungi dan memperkuat sendi.

7. Meningkatkan kesehatan organ dalam
Gerakan spiral dan lentur ala tai chi yang digabungkan dengan komponen pernapasan dan meditasi, dapat meningkatkan fungsi organ-organ dalam dan membebaskannya dari hal yang merusak seperti stres, postur tubuh yang buruk, dan sebagainya.

Tai chi juga membantu melancarkan pertukaran gas di paru-paru dan membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik.

8. Meningkatkan fungsi kognitif
Sebagian besar orang yang bertambah tua akan mengalami penurunan kognitif (maupun gangguan kognitif seperti demensia dan Alzheimer). Bukti menunjukkan bahwa orang tua yang melakukan tai chi cenderung meningkatkan fungsi kognitif dan memori.

Terutama memori yang menyangkut berbicara dan berbahasa (verbal working memory/VWM), meningkatkan fokus dan atensi, serta mampu melakukan tugas-tugas kompleks.

Para peneliti merekomendasikan tai chi sebagai latihan yang menyinkronkan pikiran dan tubuh sehingga meningkatkan fungsi kognitif orang tua atau lansia.

9. Menekan gejala PPOK 
Manfaat Tai Chi, Kuatkan Otot hingga Cegah Penyakit KronisSerupa dengan penderita asma, berlatih tai chi juga bermanfaat bagi penderita penyakit paru kronik yang melatih pernapasan dan memperkuat paru (Foto: Istockphoto/ AntonioGuillem)

Melansir cochrane.org, penderita penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) sering mengalami sesak napas (dyspnoea). Untungnya, latihan yang dikembangkan di China ini dapat memperbaiki pernapasan karena melibatkan serangkaian gerakan melingkar yang lambat dan berirama. 

Tai chi menekankan konsentrasi untuk mengendalikan pernapasan dan gerakan tubuh melingkar untuk memfasilitasi aliran energi internal (yaitu 'qi') guna mempertahankan keseimbangan dalam tubuh. 

10. Membantu menurunkan berat badan
Manfaat Tai Chi, Kuatkan Otot hingga Cegah Penyakit KronisSatu jam berlatih tai chi dapat membakar hingga 500 kalori, jika dilakukan rutin maka tak hanya sehat yang diperoleh, tapi juga lingkar pinggang yang ideal (Foto: Istockphoto/Urilux)

Berlatih tai chi secara teratur dapat menurunkan berat badan tanpa mengubah gaya hidup tambahan. Penurunan berat badan akan lebih terasa hasilnya jika diimbangi dengan pola makan sehat.

Namun sejumlah penelitian menegaskan bahwa tai chi meningkatkan metabolisme dan kapasitas aerobik. Orang yang melakukan tai chi secara teratur dapat menurunkan indeks massa tubuh (BMI) dan lingkar pinggang dengan hasil signifikan.

Karena gerakannya yang sinergis, berlatih tai chi selama satu jam setara membakar 300 hingga 500 kalori. Semakin banyak tubuh yang Anda gunakan, sekalipun dengan kecepatan lambat, semakin banyak kalori yang terbakar.

11. Mengurangi risiko terjatuh
Tai chi dapat membantu meningkatkan kekuatan kaki, keseimbangan, dan fungsi motorik secara keseluruhan. Hal ini meminimalisasi rasa takut jatuh pada orang tua. Peningkatan keseimbangan dapat dirasakan rata-rata setelah menjalani 8 minggu latihan, dan secara signifikan mengurangi risiko terjatuh setelah 16 minggu latihan.

Ketakutan akan jatuh atau hilangnya keseimbangan dapat mengurangi kemandirian dan kualitas hidup. Bahkan jatuh dapat menyebabkan masalah komplikasi serius yang bisa berujung fatal.

12. Mengurangi rasa sakit akibat radang sendi
Manfaat Tai Chi, Kuatkan Otot hingga Cegah Penyakit KronisTai chi merupakan terapi alternatif yang bisa dilakukan penderita nyeri sendi karena aman dan minim risiko cedera (Foto: Unsplash/Pixabay)

Peneliti mencatat bahwa sebagai latihan intensitas rendah,
tai chi qigong merupakan terapi alternatif yang tepat untuk mengatasi nyeri sendi. Dalam sebuah studi, penderita rheumatoid arthritis (RA) yang berlatih tai chi selama 12 minggu merasakan pengurangan rasa sakit dan peningkatan mobilitas dan keseimbangan.

Efek serupa juga dirasakan oleh penderita osteoartritis lutut (OA) yang berlatih tai chi dua kali seminggu selama 12 minggu. Mereka mengaku merasakan berkurangnya rasa sakit serta peningkatan mobilitas dan kualitas hidup.

Akan tetapi, bagi penderita arthritis atau nyeri sendi, disarankan untuk berkonsultasi pada dokter sebelum memulai tai chi. Sebab dimungkinkan penyesuaian dan modifikasi gerakan.

13. Meningkatkan kesehatan kardiovaskular
Manfaat Tai Chi, Kuatkan Otot hingga Cegah Penyakit KronisTai chi dapat meningkatkan kerja jantung dengan menormalkan tekanan darah dan denyut jantung.  (Foto: Istockphoto/AaronAmat)

Secara umum, olahraga dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular, salah satunya tai chi. Tai chi memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan kerja jantung dengan menormalkan tekanan darah dan denyut jantung.

Journal of American Heart Association menguji manfaat tai chi pada pasien penyakit usai serangan jantung. Mereka diminta menjalani tai chi setidaknya tiga kali seminggu selama 24 minggu menunjukkan perbaikan kesehatan. Terutama jika ditambah dengan aktif bergerak seperti naik sepeda atau naik turun tangga.

Tai chi mungkin juga menjadi opsi lain untuk pasien penyakit jantung untuk mulai berolahraga dengan cara yang lembut dan tidak mengintimidasi. Dengan memulai berolahraga jelas akan meningkatkan kebugaran dan menurunkan risiko terkena serangan jantung kembali.

14. Mengurangi nyeri leher kronis
Manfaat Tai Chi, Kuatkan Otot hingga Cegah Penyakit KronisPenderita nyeri leher kronis yang berlatih tai chi selama 12 minggu saja akan menyurut rasa sakitnya dan mengurangi ketergantungan mengonsumsi pain killer (Foto: Istockphoto/South_agency)

Penderita nyeri kronis selalu mencari penghilang rasa sakit yang efektif, aman, dan tanpa efek samping. Sebuah studi pada 2016 menunjukkan penderita nyeri leher yang menjalankan program tai chi selama 12 minggu secara signifikan berkurang rasa sakitnya hingga lebih dari 50 persen.

Para peneliti mencatat bahwa latihan tai chi aman bagi penderita nyeri leher kronis dan merekomendasikan tai chi sebagai latihan leher alternatif yang bisa dicoba.

Itulah 14 manfaat tai chi bagi kesehatan. Tai chi umumnya dianggap sebagai latihan yang sangat minim efek samping dan cedera. Bagi pemula yang baru mencoba tai chi wajar jika merasakan sakit atau pegal di awal.

Jika Anda ingin mencoba latihan yang serius dan aman, pertimbangkan mengikuti kelas tai chi atau menyewa instruktur untuk mengurangi risiko cedera.

[Gambas:Video CNN] (DAL)