Jajan Kuliner dan Belanja Fesyen di WICSF 2019

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 18/09/2019 11:09 WIB
Jajan Kuliner dan Belanja Fesyen di WICSF 2019 Ilustrasi. Pesta kuliner dan belanja Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival (WICSF) kembali digelar pada 27 September-27 Oktober 2019 mendatang. (CNN Indonesia/Ardita Mustafa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Masyarakat Indonesia kembali disuguhkan oleh festival kuliner dan belanja nasional. Helatan Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival (WICSF) siap digelar untuk keempat kalinya pada 27 September-27 Oktober 2019 mendatang.

WICSF merupakan agenda tahunan yang digelar atas kerja sama antara Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dengan Kementerian Pariwisata RI.

Acara ini akan berlangsung di pusat-pusat perbelanjaan yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia. Sebanyak lebih dari 100 mal akan turut serta dalam WICSF 2019. Khusus untuk DKI Jakarta, tercatat sebanyak 81 mal turut berpartisipasi.


Aneka program telah disiapkan untuk memeriahkan WICSF 2019. Mulai dari program kuliner, belanja fesyen, kelas membatik, hingga pagelaran musik. Tak lupa pula diskon hingga 70 persen yang bisa dinikmati pengunjung.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APPBI, Stefanus Ridwan mengatakan, WICSF menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia.

"Akan ada pameran UMKM di mal. Jadi, retail akan lebih baik, UMKM juga lebih baik," ujar Stefanus dalam konferensi pers di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (17/9).

WICSF juga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan Indonesia bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. "Gelaran WICSF 2019 diharapkan dapat menambah kunjungan turis," ujar Stefanus.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan beberapa catatan untuk penyelenggaraan WICSF 2019. Dia meminta beberapa lokasi utama untuk fokus menyediakan area pameran produk lokal. "Ini sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo untuk mengedepankan produk lokal," kata Arief.

Selain itu, Arief mengatakan, kuliner dan belanja menyumbang sebanyak 30-40 persen pada sektor pariwisata. Dengan begitu, dia berharap agar upaya sejenis WICSF terus digencarkan.

[Gambas:Video CNN] (els/asr)